Pala Rempah-Rempah Aceh Selatan Diakui Dunia

Bir Pala yang diracik dari buah pala dan kuliner lain produksi asli Aceh Selatan di pamerkan di Anjungan PKA-8. ANTARAN/Sudirman Hamid
Bagikan:

“Sejak nenek moyang, pala sebagai rempah-rempah merupakan komuditi unggulan di Aceh Selatan. Seiring putaran waktu, pala diproduksikan jadi kuliner, sirup, minyak kusuk hingga pengharum. Praktek penyulingan minyak pala di perlihatkan di Anjungan,”

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN | BANDA ACEH-Bijih pala salah satu rempah-rempah terkemuka yang hidup subur di bumi Kabupten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Memeriahkan event PKA-8, beraneka produk bersumber dari pala di pamerkan di Anjungan Kota Naga.

Rempah-rempah yang satu ini benar-benar menumbuh kembangkan perekonomian rakyat. Pala menjadi penyangga kehidupan masyarakat Aceh Selatan.

“Sejak nenek moyang, pala sebagai rempah-rempah merupakan komuditi unggulan di Aceh Selatan. Seiring putaran waktu, pala diproduksikan jadi kuliner, sirup, minyak kusuk, abot tradisional hingga pengharum. Praktek penyulingan minyak pala di perlihatkan di Anjungan,” ujar Ramayulis Taman Sulthanah Safiatuddin, Minggu (05/11/2023).

Baca Juga:  Perahu Berkepala Naga Membelah Sungai Krueng Aceh di Event PKA-8

Bahari, rempah-rempah Aceh Selatan diangkut penjajah ke negara asalnya melalui kapal laut. Bahkan perdagangan ke Sibolga dan Sumatera Barat juga menggunakan jalur laut dengan kapal layar.

Ketel penyulingan minyak pala di peragakan di Anjungan PKA-8 Aceh Selatan. ANTARAN/Sudirman Hamid.

“Tidak heran jika pala dan minyak nilam (atsiri) Aceh Selatan dan Aceh umumnya menggendong prediket nomor satu dunia. Kalau pala boleh dicap jagoannya Aceh Selatan,” ungkap Ramayulis mengaku memahami latar belakang.

Menyingkap tabir dan rahasia pala, kontingen memamerkan berbagai produk di anjungan PKA-8 tahun 2023. Logikanya, anjungan Aceh Selatan diserbu pengunjung sampai meuhambo tadi sore.

Baca Juga:  Kontingen PKA Agara Dilepas, Ini Pesan Plt Sekda

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan, Akmal AH, S.Pd yang dikonfirmasi antaran mengaku bahagia walaupun kewalahan melayani pengunjung di anjungan kebupaten penghasil pala.

“Kami sudah menyiapkan berbagai persiapan untuk tampil di ajang PKA-8. Jika kita bisa berkata jujur, Aceh Selatan bukan sebagai kontingen pelengkap, tetapi benar-benar berusaha dan bekerja keras serta kompak setiap saat,” ujar Akmal.

Menurut Ketua harian PKA-8 Aceh Selatan itu, Bapak Pj Bupati memberi bimbingan dan senantiasa menyemangati panitia dan pegiat seni untuk bersinergi dalam meraih keberuntungan.

Baca Juga:  523 Bacaleg dari 21 Mesin Politik Bertarung Rebut 30 Kursi DPRK Aceh Selatan

“Tidak muluk-muluk, sejak berlangsungnya PKA-8, Anjungan Aceh Selatan setiap saat meuhambo (membludak-red) pengunjung. Kedatangan warga bukan melihat bentuk anjungan, melainkan menyaksikan berbagai fasilitas tradisional dan aneka rempah-rempah,” imbuhnya.

Melengkapi komentarnya, Akmal mengucapkan terimakasih kepada teman-teman dan awak media atas partisipasi dan kerja keras yang disumbangkan. Mudah-mudahan perjuangan ini menjadi arti penting untuk daerah,” pungkasnya.

Bocoran dihimpun, Pj Bupati Aceh Selatan tidak pernah alpa memantau setiap perkembangan, termasuk geliat panitia. Terutama rekam sejak kerjasama dan kedisiplinan menjadi bahan evaluasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.