Panwaslih Abdya Gandeng Media Pantau Pemilu

Panwaslih Abdya menggelar diskusi dengan awak media terkait pelaksanaan Pemilu 2024 yang berlangsung di Aula Hotel Grand Lauser Blangpidie, Selasa (13/02/2024). ANTARAN / Rizal
Bagikan:

“Saya rasa tim kita sudah matang dalam menjalankan tugasnya dilapangan terutama Panwascam dan PTPS,” ujarnya.

Jurnalis : Rizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengajak awak media yang bertugas di kabupaten setempat untuk bersinergi mengawasi proses pelaksanaan Pemilu yang berlangsung 14 Februari 2024.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Panwaslih Abdya, Kadafi Syah, menyampaikan kalau peran media sangat penting dalam mensukseskan Pemilu aman dan damai.

Baca Juga:  Petani di Abdya Kembali Panen dengan Metode MTOT

“Media merupakan pilar strategis dalam mengawasi proses Pemilu berlangsung. Ayo kita jaga pemilu ini agar aman dan damai tanpa adanya praktik kecurangan,” katanya dalam agenda diskusi bersama awak media di Aula Hotel Grand Lauser Blangpidie, Selasa (13/02/2024).

Kadafi yang didampingi Ketua Panwaslih Hendra, menyebutkan, jauh-jauh hari pihaknya sudah mentraining dan melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada tim pengawasan dalam pemilu, mulai dari kecamatan hingga ke desa-desa.

Baca Juga:  YARA Minta Pj Bupati Abdya Beri Sanksi Tegas PNS Penerima Bansos

“Saya rasa tim kita sudah matang dalam menjalankan tugasnya dilapangan terutama Panwascam dan PTPS. Meskipun begitu, kita juga butuh peran teman-teman media agar pemilu ini bisa berjalan dengan sukses tanpa ada permasalahan apapun,” ujarnya.

Pihaknya juga telah melakukan pemantauan kesiapan untuk hari pencoblosan terutama dengan mendatangi 442 tempat pemungutan suara (TPS) di 152 desa (Gampong) dalam kabupaten Abdya. “Alhamdulillah, sejumlah KPPS sudah mematangkan tempat pencoblosan pada hari H ini,” tambah Kadafi lebih lanjut.

Baca Juga:  Masyarakat Kluet Sesalkan Anggota DPR RI Komisi VI Asal Aceh Bungkam

Peran media lebih jelas dalam konteks diskusi hari ini, tambah Kadafi lebih kepada saling shering informasi terkait kondisi dan situasi pemilu pada hari pencoblosan (14 Februari).

“Saya rasa teman-teman media lebih cepat dan lebih teliti dalam mendalami sebuah informasi. Tentunya, informasi itu akan menjadi bahan untuk kami selaku Panwaslih,” demikian sambungnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.