Panwaslih Aceh Selatan Bekali Pelatihan 504 Saksi Pemilu 2024

Ketua Panwaslih Aceh Selatan, Deri Friadi saat menyampaikan materi kepada ratusan saksi. ANTARAN/Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Para saksi memiliki peran penting untuk memastikan hasil perolehan suara peserta pemilu, sehingga tidak terjadi kecurangan,” kata Deri Friadi.

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN l TAPAKTUAN-Memastikan pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara berjalan jujur, adil, berkualitas dan berintegritas Pemilu 14 Februari 2024, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Selatan melaksanakan kegiatan  Pelatihan Saksi Peserta Pemilu di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Rabu (7/2/2024).

Dihadapan 504 saksi yang mengikuti pelatihan, Ketua Panwaslih, Deri Friadi berharap peserta  pelatihan mengikuti dengan serius materi yang disampaikan narasumber.

“Pelatihan para saksi dilaksanakan selama dua hari. Tujuannya, supaya para saksi pemilu yang bertugas memahami memahami aturan-aturan dan tata cara pengawasan sebagaimana di update oleh Panwaslih Aceh Selatan,” ujar Deri Friadi.

Baca Juga:  Pansel BUMG Bersama Aceh Jaya Buka Rekrukmen Calon Dewas dan Direksi  

Seharusnya, untuk mendapat pengetahuan maksimal, para saksi diberikan pembekalan lebih dari jadwal yang direncanakan. Namun Panwaslih hanya mampu menyelenggarakan selama dua hari.

“Materi yang disampaikan berkaitan tugas-tugas saksi pada perhelatan Pemilu meliputi  definisi TPS, rekrutmen saksi, tugas saksi, larangan saksi, penyelesaian keberatan, siapa saja yang ada di TPS dan lain sebagainya,” jelas Deri Friadi.

Deri melanjutkan, saksi memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara berjalan dengan baik, jujur, adil dan sukses serta tidak terjadi pelanggaran oleh siapapun.

Baca Juga:  Dalam Sepekan, Desa Mesjid Abdya Dua Kali Kebanjiran

“Saksi Pemilu berperan memastikan integritas penyelenggara dan pengawasan Pemilu berjalan sesuai aturan. Memfasilitasi penyaluran hak pilih masyarakat di TPS, mengawasi potensi pelanggaran yang terjadi dalam pemungutan dan penghitungan suara di TPS, mencegah terjadinya manipulasi dan penggelembungan suara., tegasnya.

Memantapkan proses pelatihan, Panwaslih mengundang saksi sebanyak 504 orang. Sementara yang hadir dan mengisi absensi pada hari pertama sesuai jumlah saksi yang diundang, meliputu: saksi Pemilihan Presiden sebanyak 54 orang, saksi partai politik 180 orang dan saksi calon DPD RI 270 orang.

Baca Juga:  Oknum Sopir Bus Sekolah Abdya Diancam 200 Kali Cambuk

Pelaksanaan pelatihan saksi-saksi sesuai Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Maka dipandang perlu dilaksanakan  pelatihan saksi Pemilu untuk memahami aturan dan Perundang-undangan.

Pelatihan yang dilaksanakan menghadirkan narasumber internal diantaranya, Ketua Panwaslih Aceh Selatan, Deri Friadi, Kordiv hukum, pencegahan partisipasi masyarakat dan humas Basar Mulyadi. Mantan Komisioner Panwaslih Aceh Selatan periode 2018-2023, Zarli Yanto juga dihadirkan sebagai pemateri  pelatihan saksi peserta pemilu tahun 2024. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.