Panwaslih Aceh Selatan dan Tim Gabungan Tertipkan APK Peserta Pemilu

Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu tahun 2024 ditertipkan tim gabungan. ANTARAN / foto ist
Bagikan:

“Penertiban APK tersebut dilakukan karena belum memasuki tahapan kampanye sebagai mana ketentuan pada Peraturan KPU nomor 15 tahun 2023 dan peraturan KPU nomor 20 tahun 2023. Hal tersebut telah menyalahi aturan dan diluar ketentuan sebaimana yang telah diatur dalam PKPU,” sebut Deri.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN | TAPAKTUAN – Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Selatan tertipkan Alat Peraga Kampanye (APK) calon anggota legislatif peserta pemilu tahun 2024 yang melanggar aturan. Hal itu disampaikan Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Selatan Deri Friadi, Minggu (05/11/2023).

Deri Friadi meneybutkan, penertiban APK tersebut dilakulan bersama tim gabungan yang tediri dari, Panwaslih, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan, Satpol PP, TNI dan Polri.

“Penertiban APK tersebut dilakukan karena belum memasuki tahapan kampanye sebagai mana ketentuan pada Peraturan KPU nomor 15 tahun 2023 dan peraturan KPU nomor 20 tahun 2023. Hal tersebut telah menyalahi aturan dan diluar ketentuan sebaimana yang telah diatur dalam PKPU,” sebut Deri.

Baca Juga:  Personil Gabungan Amankan Pleno Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten Aceh Selatan

Lebih lanjut, Ketua Panwaslih Aceh Selatan juga menyampaikan, untuk bahan sosialisasi sudah menyerupai APK yang memuat visi-misi, citra diri dan unsur ajakan juga dilakukan penertiban.

“Bedasarkan PKPU, tahapan kampanye baru boleh dilakukan pada tanggal 28 November 2023 Sampai dengan 10 Februari 2023. Didalam Peraturan KPU ini sudah jelas diatur jadwal dan mekanisme pelaksanaan sosialisasi dan kampanye dan ini dasar kita melakukan penertiban,” jelasnya.

Semua APK dan bahan sosialisasi, sambung Ketua Panwaslih, yang saat ini sudah terpasang di berbagai tempat yang melanggar dan juga mengganggu ketentraman dan ketertiban umum akan ditertibkan.

Deri menyebutkan, sebelumnya pihaknya sudah mengingatkan dan menghimbau melalui surat kepada partai politik peserta pemilu tahun 2024 untuk menertipkan APK secara mandiri.

“Sebelumnya kita sudah ingatkan dan imbau secara bersurat kepada partai politik peserta pemilu tahun 2024, yang pada pokoknya dilakukan penertiban secara mandiri dengan waktu selambat-lambatnya sampai tanggal 4 November 2023. Jika lewat batas waktu tersebut maka akan dilakukan penertiban dengan tim gabungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Harimau Ditemukan Mati, Tim Identifikasi Polres Aceh Selatan Olah TKP

Sementara, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Panwaslih Aceh Selatan Masrafit mengatakan, fokus penertiban APK dan bahan sosialisasi yang melanggar aturan tersebut terutama di sepanjang jalan nasional ibu kota Kabupaten dan Kecamatan, fasilitas publik, tempat ibadah, tempat pendidikan dan lain-lain sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang-undangan.

“Untuk bahan sosialisasi yang tidak menyerupai Alat Peraga Kampanye (APK) itu tidak diturunkan sepanjang tidak memenuhi unsur citra diri, visi dan juga ajakan. Untuk bahan sosialisasi lainnya seperti Bacalon kepala daerah (Pilkada) tidak kita rekomendasikan untuk diturunkan, karena itu bukan kewenangan Panwaslih Aceh Selatan saat ini, kita fokus pada APK dan bahan sosialisasi peserta pemilu saja,” sebut Masrafit.

Baca Juga:  Komisioner KIP Aceh Selatan Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Penertiban tahap pertama, kata Masrafit, dilakukan selama tiga hari, dimulai tanggal 5 sampai dengan 7 November 2023. Untuk hari pertama khusus Kecamatan Samadua dan Tapaktuan, hari kedua wilayah Kecamatan Labuhanhaji Raya, dan Ketiga Wilayah Kecamatann Bakongan Raya.

“Untuk hari ini khusus dua Kecamatan APK dan bahan sosialisasi yang di tertibkan dan kita amankan,” terang Masrafit.

Kasatpol PP Aceh Selatan Dicki Ichwan, S.STP mengatakan, APK dan bahan sosialisasi yang ditertibkan oleh pihaknya bedasarkan hasil pengawasan dan pendapataan yang dilakukan oleh Panwaslih Aceh Selatan.

“Kita lakukan penertibaan sesuai dengan rekomendasi dari Panwaslih, dan semua APK dan bahan sosialisasi yang ditertibkan akan di simpan dan diamankan oleh Panwaslih,” demikian sebutnya.

Turut ikut dalam penertiban APK dan bahan sosialisasi tersebut Koordiv HP2H Aceh Selatan Basar Mulyadi dan Korsek Ida Ema Afliza serta jajaran Sekretariat Panwasih Aceh Selatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.