Pasca Polemik Mahasiswa, Lima Pj Bupati di Aceh Pererat Silaturrahmi

Berdiri (belakang), lima Pj Bupati di Provinsi Aceh mendampingi mahasiswa sesusai dipeusijuk. ANTARAN / Sudirman Hamid
Bagikan:

“Aceh meucehu makmu ngon meugah sabee ta papah beu mulia. Kuncinya sama-sama menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan,” kata Kapolresta Banda Aceh.

Jurnalis: Sudirman Hamid.

ANTARAN | BANDA ACEH – Paska polemik kesalahpahaman mahasiswa yang berujung damai, lima Penjabat (Pj) Bupati di Provinsi Aceh mempererat silaturrahmi antar mahasiswa lima kabupten, berlangsung di komplek SMK, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (05/11/2023).

Pantauan antaran di lokasi, ajang silaturrahmi mahaswiswa lima kabupaten di provinsi Aceh ditandai peusijuk (tepung tawar) perwakilan mahasiswa dan penandatangan pernyataan untuk tidak mengulangi peristiwa serupa.

Perdamaian secara adat istiadat dilaksanakan peusijuk dan penandatanganan pernyataan dihadiri Pj Gubernur Aceh atau yang mewakili, Pj Wali kota Banda Aceh diwakili Sekdako Wahyudi, S. STP, M. Si serta Kapolresta Banda Aceh, Kombes Polisi Fahmi Irwan Ramli, SH. S.IK, M.Si sebagai pihak fasilisator terwujudnya penyelesaian kekeluargaan.

Baca Juga:  Pimpin RUPS, Pj Gubernur : Bank Aceh Syariah Harus Berperan Aktif Sukseskan PON XXI

Prosesi acara penuh klimaks, disaksikan langsung lima pimpinan daerah yang bertikai, meliputi; Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, Pj bupati Abdya H.Darmansah, S.Pd, MM, Pj Bupati Gayo Lues Drs. Alhudri, Pj bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT dan Pj bupati Bener Meriah Drs. H Haili Yoga, M. Si.

Dalam arahannya, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Polisi Fahmi Irwan Ramli, SH. S.IK, M.Si mengatakan, berawal dari pertandingan futsal hingga terjadi selisih paham dan berujung damai, sebuah anugerah untuk mempertemukan kita lebih akur dan bersatu padu.

Baca Juga:  Pj Gubernur Tinjau Pengerjaan Venue PON XXI di Sabang

Kami berusaha meredam masalah dan menyejukkan adik-adik mahasiswa dengan bantuan koordinasi dan konsultasi pimpinan lima kabupaten yang masuk pusaran delema beberapa minggu lalu. Alhamdulillah, saat ini sudah selesai dengan baik.

“Aceh meucehu makmu ngon meugah sabee ta papah beu mulia.
Kuncinya sama-sama menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan menuju generasi maju,” kata Kapolresta Banda Aceh meniru syair hymne Aceh.

Fahmi Irwan Ramli menambahkan,
para pihak menyetujui mengakhiri perselisihan antar mahasiswa dengan perdamaian. Iya, puncaknya di laksanakan hari ini beringingan event PKA-8. Semoga insiden masa lalu menjadi penyemangat untuk membangun masa depan yang lebih jaya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Targetkan Aceh 10 Besar PON XXI

Ajang peusijuk perwakilan mahasiswa lima kabupaten dilaksanakan Teungku Husen. Sementara tauziah (siraman rohani) disampaikan Ustad H. Masrul Aidi, LC.

Selain Pj Bupati, fari Aceh Selatan tampak hadir Ketua DPRK Amiruddin, Kapolres Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru, S. STP, para Kepala Dinas, perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.