Pasien Bocor Jantung Asal Aceh Selatan Meninggal Dunia di Jakarta

Almarhum penderita bocor jantung, Nur Maulida semasa masih hidup. ANTARAN / Foto Istimewa.
Bagikan:

“Pemerintah sudah berusaha maksimal mengobati almarhumah hingga operasi jantung di Jakarta, ternyata Allah lebih sayang kepada Nur Maulida dan meninggal dunia setelah 10 hari dioperasi,” kata Junaidi SP. 

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Innalillahi Wainna ilaihi Raji’un, pasien bocor jantung asal Gampong (desa) Ujung Pasie Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSUPN-RSCM) Jakarta setelah beberapa hari menjalani operasi.

Informasi dihimpun antaran, gadis yang tercatat sebagai Pelajar kelas VII SMPLB Tuna Garita, Nur Maulida diberangkatkan dari RSUD-YA Tapaktuan, Aceh Selatan ke RSYD-ZA Banda Aceh pada hari ini, Kamis (8/6/2023) sekira pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Selatan, Kemendagri Serahkan Penghargaan

Selanjutnya pasien didampingi orang tua dirujuk ke Rumah Sakit Nasional di Jakarta dengan biaya ditanggulangi Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Selatan, Junaidi, SP yang dikonfirmasi membenarkan Nur Maulida telah meninggal dunia, Senin (21/8/2023) dini hari sekira pukul 01.30 WIB di Jakarta.

Menurut Junaidi, Nur Maulida menjalani operasi jantung lebih kurang selama enam jam di RSUPN RSCM Jakarta Pusat pada Jumat (11/8/2023). Usai dioperasi, kondisi almarhum membaik dan sudah bisa ngobrol dengan orang tua dan kerabat.

Baca Juga:  Setengah Hektar Lahan Terbakar di Aceh Selatan

“Pemerintah sudah berusaha maksimal mengobati almarhumah hingga operasi jantung di Jakarta, ternyata Allah lebih sayang kepada Nur Maulida dan meninggal dunia setelah 10 hari dioperasi,” kata Junaidi, SP kepada antaran.

Disampaikan Kadinsos, hasil koordinasi dan komunikasi kami dengan ayah almarhum, Abubakar. Jenazah Nur Maulida diberangkatkan besok pagi, Selasa (22/8/2023) dari Jakarta menuju kampung halaman dengan didampingi unsur Kementerian Sosial melalui Bandara SIM Blang Bintang, Banda Aceh.

“Diperkirakan jenazah diterbangkan dari Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma Jakarta besok pagi pukul 07.30 WIB. M Seluruh biaya dan keperluan ditangani Kemensos RI,” papar Junaidi.

Baca Juga:  Antusias Kunjungi Anjungan PKA Aceh Selatan, Lansia Dipapah Petugas

Disampaikan Junaidi, hasil komunikasi kami, kedua orang tua Nur Maulida ikhlas menerima keputusan terbaik dari Allah SWT. Kami dengan keleluarga senantiasa tabah dan sabar menerima kenyataan ini.

“Sebagai manusia kita sudah berusaha maksimal sesuai kemampuan, tetapi kehendak Allah mengambil keputusan lain. Mungkin itulah yang terbaik bagi putri yang kita sayangi,” imbuh Junaidi mengutip pengakuan Abubakar.

Disisi lain, orang tua dan keluarga almarhumah turut mengucapkan terimakasih atas inisiatif dan perjuangan Bupati Aceh Selatan yang berusaha dan bersusah payah serta berjuang gigih untuk membantu pengobatan putri kecilnya hingga ke Jakarta.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.