Pastikan Harga Sembako, Alhudri Turun ke Pasar Terpadu

Pj Bupati Gayo Lues Drs Alhudri, turun langsung ke Pasar terpadu Buntul Tajuk, Kota Blangkejeren, Rabu (12/06/2024) pagi. ANTARAN / Magfirah
Bagikan:

“Dari hasil sidak kita keliling pasar terpadu, 9 harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil. Belum ada kenaikan yang signifikan, mulai dari harga beras, minyak makan bahkan harga gula mengalami penurunan,” sebut Alhudri.

Jurnalis : Magfirah

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Pastikan kestabilan harga sembako jelang lebaran Idul Adha, Pj Bupati Gayo Lues Drs Alhudri, Rabu (12/06/2024) pagi turun langsung ke Pasar terpadu Buntul Tajuk, Kota Blangkejeren.

Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Pj Bupati, harga sembako mulai dari beras, minyak makan, dan juga harga gula pasir serta tepung terigu belum mengalami kenaikan dan relatif masih normal.

Baca Juga:  Diikuti Peserta dari 2 Negara, Rektor UTU Buka Seminar Serantau Isu-Isu Komuniti 2022

Alhudri didampingi Plh Kadis Perindagkop, Kadis Pangan, Kadis Perindustrian, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, Kasatpol PP, Kadis Dayah melihat secara langsung Kondisi pasar terpadu dan menyempatkan diri berkomunikasi dengan para pedagang terkait harga jual berbagai barang pangan.

“Dari hasil sidak kita keliling pasar terpadu, 9 harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil. Belum ada kenaikan yang signifikan, mulai dari harga beras, minyak makan bahkan harga gula mengalami penurunan,” sebut Alhudri.

Baca Juga:  Ini Pesan Camat Bandar Agara Saat Musrenbang RKPK 2025

Menurut Alhudri, harga sembako menjelang hari raya besar seperti Idul fitri dan lebaran Idul Adha biasanya mengalami kenaikan yang bisa mendongkrak terjadinya Inflasi. Tetapi hari ini harga sembako di pasar terpadu pasar terbesar di Gayo Lues masih normal.

Beberapa harga sembako seperti ayam perekornya Rp 70 ribu, harga gula pasir perkilo berkisar Rp 18 ribu, minyak goreng Rp 15 ribu – Rp 17 ribu perkilonya, beras premium perbambu masih berkisaran Rp 25 ribu perbambu.

Baca Juga:  Angin Kencang Rusak 5 Rumah Warga Seni Antara

Alhudri mengatakan, inflasi sangat sederhana antara barang masuk dan keluar seimbang sudah aman. Terlalu rendah inflasi juga mengganggu, begitu juga sebaliknya inflasi terlalu tinggi juga dapat menggangu perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan itu, Alhudri menyampaikan rasa syukur sebab sampai saat ini produk pertanian masyarakat Gayo Lues seperti cabe, bawang, tomat, dan sayur mayur masih mendominasi di pasar terpadu.

“Kenaikan sejumlah produk pertanian akan mendorong percepatan ekonomi, para petani juga dapat memutar uangnya ke berbagai produk lainya yang menjadi kebutuhan keluarganya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.