Pastikan Realisasi Sejumlah Pembayaran ‘Upah’, Puluhan Guru DPK Subulussalam Ke BPKD

Sejumlah Guru Kota Subulussalam yang mendatangi Kantor BPKD, Kamis (28/12/2023). ANTARAN/Ist
Bagikan:

“Janjinya sudah lama, kami sudah tanya ke bank, tapi katanya uang belum masuk,” sesal sumber, enggan disebut nama.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Pastikan realisasi pencairan sejumlah pembayaran ‘upah’ guru, puluhan guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kota Subulussalam datangi Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Subulussalam, Kamis (28/12/2023) siang.

Sejumlah guru di lokasi kepada wartawan mengaku mendatangi kantor BPKD untuk memastikan realisasi janji itu. Pasalnya, janji itu sudah disampaikan beberapa pekan lalu, bahkan ada di antara mereka yang telah mengkonfirmasi ke bank penyalur. Namun diperoleh informasi jika uang itu belum disetor ke bank dimaksud.

Baca Juga:  Polisi Bekuk Tiga Pemilik dan Pengedar Sabu di Agara

“Janjinya sudah lama, kami sudah tanya ke bank, tapi katanya uang belum masuk,” sesal sumber, enggan disebut nama. Sumber antaran dari lokasi menyebut, 30-an guru turun ke sana merupakan perwakilan guru yang meminta segera dibayar sejumlah ‘upah’ guru.

‘Upah’ dimaksud, uang sertifikasi guru tiga bulan, uang non sertifikasi masing-masing tiga bulan tahun 2022 dan tiga bulan 2023 serta gaji Guru PPPK bulan September dan Oktober 2023.

Baca Juga:  Atasi Inflansi, DPMG Perkuat Ketahanan Pangan Di Kluet Selatan

“Segera bayar uang sertifikasi guru tiga bulan, uang non sertifikasi take over tiga bulan tahun 2002 dan tiga bulan tahun 2023, gaji guru PPPK bulan sembilan dan sepuluh tahun 2022,” pesan sumber melalui WA-nya, Kamis (28/12/2023).

Sumber pun menyesalkan tidak bisa bertemu langsung dengan Kepala BPKD dan tidak bisa dihubungi. Namun dari salah seorang staf BPKD berjanji akan menemui Kepala BPKD.

Saat berita ini diterbitkan, sejumlah perwakilan guru masih menunggu jawaban kepala bidang (kabid) terkait. “Langsung menunggu jawaban dari Kabid Anggaran, Ibu Ira,” pesan WA Eric, saat masih menunggu di Kantor BPKD.

Baca Juga:  Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya Ikuti Prosesi Tradisi Penyambutan Pangdam IM

Soal tampak adanya kursi di Kantor BPKD berantakan, viral di sejumlah pemilik akun pasca sejumlah guru turun ke sana, Eric mengaku tidak mengetahui dan tidak ada hubungan dengan peristiwa itu.

“Gak ada hubungan, karena di sana bukan hanya guru-guru, tapi juga pihak lain, tidak tau persis apa tujuan mereka,” pesan WA sumber.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.