Pawai Takbir Idul Adha 1445 Hijriah di Nagan Raya Diguyur Hujan 

Pemkab Nagan Raya Provinsi Aceh, menyelenggarakan pawai takbir menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi di halaman Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok), Suka Makmue, pada Minggu (16/6/2024) malam. ANTARAN / Didit Arjuna
Bagikan:

“Malam ini merupakan momen istimewa untuk menggemakan kalimat takbir bersama-sama, mengagungkan kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Jurnalis : Didit Arjuna 

ANTARAN|SUKAMAKMUE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya Provinsi Aceh, menyelenggarakan pawai takbir menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi di halaman Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok), Suka Makmue, pada Minggu (16/6/2024) malam.

Acara diawali dengan penyerahan obor secara simbolis kepada peserta pawai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. H. Ardimartha, mewakili Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos., M.Si.

Baca Juga:  Jalin Sinergitas, Dandim 0107/Asel Gelar Silaturrahmi Dengan Wartawan se-Aceh Selatan

Meskipun diguyur hujan, namun pawai takbir berlangsung meriah. Hal tersebut terlihat dari antusiasme para peserta untuk mengikuti pawai takbiran tersebut.

Dalam sambutannya, Ardimartha menekankan makna istimewa malam takbiran bagi umat Islam.

“Malam ini merupakan momen istimewa untuk menggemakan kalimat takbir bersama-sama, mengagungkan kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardi menyampaikan bahwa takbir merupakan wujud syukur atas nikmat iman dan Islam, serta pengingat momen pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

Baca Juga:  31 Keuchik di Aceh Selatan Dilantik, Ini Pesan Bupati Tgk Amran

“Idul Adha menjadi momentum untuk merenungkan pengorbanan dan keikhlasan,” terangnya.

Ia berharap pawai takbiran dapat memperkuat kebersamaan dan menjadi sarana menyiarkan nilai-nilai Islami di Nagan Raya.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun silaturahim dan mempererat ukhuwah Islamiah,” ajaknya.

Ardi juga berpesan agar takbiran dilaksanakan dengan khusyuk dan tertib, serta menjaga ketertiban umum selama di jalan.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfika, SH, melaporkan bahwa pawai takbiran merupakan agenda rutin tahunan.

Baca Juga:  Musim Panas Landa Abdya, Debit Air Sungai Menyusut

“Pawai Idul Adha ini melibatkan Forkopimda, SKPK, para camat, dan masyarakat dari Kecamatan Seunagan Timur, Seunagan, Suka Makmue, Kuala dan Kuala Pesisir,” kata Zulfika.

Zulfika menjelaskan rute pawai yang akan dilalui, yaitu dimulai dari Masjid Giok menuju Pintu Gerbang Ujong Fatihah.

“Selanjutnya menuju Tugu Simpang Peut Kecamatan Kuala, lalu ke arah Jeuram dan putar balik ke Lueng Baro serta Kembali ke Masjid Giok,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.