Pemerintah Abdya Susun RKPD 2025, Ini Kata Pj Bupati Darmansah

Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM secara resmi membuka Musrenbang tingkat kabupaten dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2025 di aula Bappeda setempat, Kamis (04/04/2024). ANTARAN/Agus
Bagikan:

“Forum Musrenbang ini mempunyai arti yang sangat penting, sebab melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi sehingga tercapai kesepakatan terhadap rancangan RKPD Abdya tahun anggaran 2025 yang telah disusun pemerintah daerah,” ujarnya.

Jurnalis: Agus

ANTARAN|BLANGPIDIE – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah SPd MM secara resmi membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2025, yang berlangsung di aula Bappeda Abdya, Kamis (04/04/2024).

Pj Bupati Darmansah mengatakan, Musrenbang ini dalam rangka memenuhi semua ketentuan aturan perundang-undangan tentang perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

“Khususnya undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, yang mengamanatkan bahwa setiap daerah wajib melaksanakan perencanaan pembangunan secara berjenjang untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat di daerahnya yang dituangkan dalam dokumen perencanaan,” sebut Pj Bupati Darmansah.

Dikatakan, penyelenggaraan Musrenbang Kabupaten ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Musrenbang sebelumnya, yaitu Musrenbang Gampong pada bulan Januari 2024, Musrenbang Kecamatan pada bulan Februari 2024 dan forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah dilaksanakan tanggal 25 Maret 2024.

Baca Juga:  Realisasi PKB Pada Layanan Samsat CeDaH di Lhokseumawe Capai Rp1,6 Miliar

Sambung Darmansah, Musrenbang merupakan suatu instrumen penting untuk menghasilkan rencana kerja pemerintah daerah yang tidak lepas dari dokumen rencana pembangunan daerah Abdya tahun 2023-2026 dan RKPA Provinsi Aceh, serta RKP Pemerintah Pusat.

“Forum Musrenbang ini mempunyai arti yang sangat penting, sebab melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi sehingga tercapai kesepakatan terhadap rancangan RKPD Abdya tahun anggaran 2025 yang telah disusun pemerintah daerah,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, lanjutnya, RKPD mempunyai kedudukan, peran dan fungsi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 263 ayat (4) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Dimana disebutkan bahwa RKPD merupakan penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) memuat rancangan kerangka ekonomi dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.

Dokumen RKPD haruslah memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan dokumen rencana pembangunan jangka panjang daerah dan dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Hal ini bertujuan untuk memastikan terwujudnya keberlanjutan pembangunan yang telah direncanakan baik selama 20 tahun maupun 5 tahunan.

Baca Juga:  YARA Minta Pihak Kontraktor Pelaksana Jalan Kota Batu-Babang-Pulau Bengkalak Selesaikan Pekerjaan

Sebagaimana dipahami bersama bahwa RKPD tahun anggaran 2025 menjadi dasar penyusunan RAPBD tahun anggaran 2025. Oleh karena itu agar tercipta konsistensi dan sinkronisasi antara dokumen perencanaan dan penganggaran.

“Melalui Musrenbang ini nantinya akan disampaikan prioritas pembangunan Abdya tahun 2025. Oleh karena itu saya berharap banyak kepada pimpinan dan anggota DPRK, pimpinan perangkat daerah, camat dan seluruh pemangku kepentingan lainnya yang hadir dalam Musrenbang ini, untuk dapat memberi saran dan masukan yang konstruktif agar RKPD Abdya tahun 2025 nantinya selaras dengan prioritas dan sasaran pembangunan daerah di dalam RPD Abdya tahun 2023-2026 serta prioritas nasional maupun provinsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Abdya, Rahmad Sumedi SE mengatakan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Abdya ini merupakan tahap akhir dari serangkaian Musrenbang yang telah dilaksanakan dimulai dari Musrenbang desa, Musrenbang kecamatan, dan Musrenbang tingkat kabupaten. Setelah Musrenbang tingkat kabupaten, proses selanjutnya adalah penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir, pelaksanaan review oleh Inspektorat, fasilitasi provinsi dan sampai kepada penetapan RKPD Abdya tahun 2025 yang direncanakan pada bulan Mei 2024 mendatang.

Baca Juga:  Hendri CH Bangun Nahkodai PWI Kembali ke Khittah

Dia juga mengatakan, RKPD tahun 2025 disusun melalui pendekatan partisipatif, teknokratik, politik, serta top-down dan bottom-up dengan mengedepankan pola pikir yang holistik, integratif, tematik, dan berbasis spasial untuk memastikan keselarasan program dan kegiatan dengan pendekatan anggaran money follow program.

Disebutkan, tahun 2025 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPD Abdya tahun 2023-2026, dengan tema pembangunan pemanfaatan wilayah strategis melalui pengembangan potensi sumber daya alam, peningkatan nilai tambah, serta hilirisasi sektor unggulan daerah. Tema ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam upaya mensinergikan seluruh program dan kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran Kabupaten Abdya yang tercantum dalam RPD Abdya tahun 2023-2026.

“Kami mengajak seluruh peserta Musrenbang RKPD tahun 2025 yang berkesempatan hadir agar dapat memberikan saran, pendapat, serta masukan untuk Abdya, guna meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan di Kabupaten Abdya kedepannya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.