Pemerintah Aceh Siap Bersinergi untuk Pemajuan Kebudayaan, Ini Kata Sekda

Pj. Sekda Aceh, Azwardi AP Membuka Rapat Konsorsium Pemajuan Kebudayaan Aceh Tahun 2024 " Maju Bersama Membangun Kebudayaan Aceh" di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (14/05/2024). ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Terkait, penyusunan inklusi materi pokok-pokok kebudayaan daerah ke dalam RPJMA, saya minta agar Bappeda Aceh betul-betul memastikan narasi-narasi pemajuan kebudayaan Aceh masuk ke dalam dan menjadi bagian dari kebijakan dan program strategis pembangunan Aceh,” kata Azwardi.

Jurnalis: Sahidal Andriadi

ANTARAN | BANDA ACEH – Seluruh perangkat kerja Pemerintah Aceh siap bersinergi untuk menerapkan kebijakan pembangunan yang berorientasi terhadap pelestarian dan pemajuan budaya Aceh.

Hal tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Azwardi saat membuka rapat koordinasi konsorium pemajuan kebudayaan Aceh yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, di Hotel Hermes Palace, Selasa (14/05/2024).

Baca Juga:  Polisi Bener Meriah Tangkap Pelaku Penikaman Tukang Ojek

Azwardi menyebutkan, untuk memajukan kebudayaan Aceh, pihaknya di Pemerintah Aceh akan melakukan tiga langkah besar, yakni pertama memasukkan inklusi materi pokok-pokok kebudayaan daerah ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA), meningkatkan peringkat Indeks Pembangunan Aceh, dan menyusun Qanun Pemajuan Kebudayaan Aceh.

“Terkait, penyusunan inklusi materi pokok-pokok kebudayaan daerah ke dalam RPJMA, saya minta agar Bappeda Aceh betul-betul memastikan narasi-narasi pemajuan kebudayaan Aceh masuk ke dalam dan menjadi bagian dari kebijakan dan program strategis pembangunan Aceh,” kata Azwardi.

Baca Juga:  Pasiter Kodim 0107/Asel Pimpin Upacara Bendera di MTSN 3 Aceh Selatan

Azwardi juga meminta Bappeda agar dapat mengkoordinasi dan memfasilitasi dari sisi perencanaan dan pengembangan progam pemajuan kebudayaan Aceh ke depan, dengan melibatkan semua SKPA yang terlibat dalam konsorsium pemajuan kebudayaan Aceh itu.

“Terkait capaian Indeks Pembangunan
Kebudayaan (IPK) Aceh, ini harus menjadi perhatian kita bersama untuk memperkuat langkah-langkah kolaborasi agar angka dan rangking IPK Aceh ini dapat terus naik berada dalam kelompok peringkat terbaik nasional. Itu harus menjadi target kita ke depan,” kata Azwardi.

Baca Juga:  Menyambut Bulan Puasa, Harga Semangka Mahal di Aceh Selatan

Sementara terkait Qanun Pemajuan
Kebudayaan, kata Azwardi, saat ini draftnya telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Kemudian Pj Gubernur juga telah melayangkan surat resmi meminta DPRA agar dapat memasukan draft Qanun Pemajuan Kebudayaan Aceh dalam prioritas utama prolega tahun 2024.

“Qanun ini akan menjadi legal basis yang sangat menentukan dan mempermudah upaya-upaya pemajuan kebudayaan Aceh kita ke depan,” pungkas Azwardi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.