Pemilik 18 Paket Sabu dan 3 Paket Ganja dibekuk Polres Abdya

Satreskoba Polres Abdya mengamankan dua terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat, Jumat (04/11) malam sekira pukul 22.30 WIB. Foto IST
Bagikan:

“Dari tangan terduga yang berprofesi sebagai petani itu, Satreskoba mengamankan 18 bungkus narkotika jenis Sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat keseluruhan 2,22 Gram. Kemudian 3 bungkus narkotika jenis Ganja yang dibungkus plastik bening dengan berat keseluruhan 42,41 Gram,” kata Ipda Hengki.

Jurnalis : Rizal

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil membekuk dua terduga pemilik 18 paket sabu beserta tiga (3) paket ganja kering di kawasan Gampong Alue Mantri, Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat, pada Jum’at (4/11/2022).

Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH melalui Kasatres Narkoba Ipda Hengki Harianto SH MH, Sabtu (05/11) pagi membenarkan penangkapan dua terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Selatan Tutup Pelaksanaan Manasik Haji

Dikatakan Ipda Hengki, masing-masing terduga penyalahgunaan narkotika itu berinisial FL (33) dan BJS (24) warga Kecamatan Babahrot.

“Dari tangan terduga yang berprofesi sebagai petani itu, Satreskoba mengamankan 18 bungkus narkotika jenis Sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat keseluruhan 2,22 Gram. Kemudian 3 bungkus narkotika jenis Ganja yang dibungkus plastik bening dengan berat keseluruhan 42,41 Gram,” kata Ipda Hengki.

Ipda Hengki juga menyebutkan, Satresnarkoba juga menyita 1 buah alat timbangan digital, 1 buah kaca pirek dan 1 serta unit handphone dari terduga.

Baca Juga:  Andespa dan TCFC Bentrok di Final Barsela Cup lll, Ini Jadwalnya

Hengki menerangkan, bahwa informasi keberadaan kedua terduga itu memang sudah mulai tercium. Mendapati ciri-ciri terduga, Satreskoba langsung mencari keberadaan kedua terduga di seputaran Gampong Alue Mentri Kecamatan Babahrot Kabupaten Abdya. Mendalami informasi itu, petugas berhasil mengamankan keduanya di salah satu rumah kawasan setempat.

Lebih lanjut, kata Ipda Hengki, setelah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah kawasa setempat dan mendapati sejumlah barang bukti tersebut.

Baca Juga:  Sempat Turun Drastis, Harga Cabe Rawit di Bener Meriah Perlahan Naik

“Keduanya sudah kita interogasi dan mengakui kalau sejumlah barang bukti sabu dan ganja itu adalah milik terduga. Saat ini kita sedang mendalami kasus itu untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Hengki kepada wartawan.

Atas perbuatann keduanya, terduga di jerat dengan pasal 111, 112 dan 114 dengan ancaman pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.