Pengumuman Hasil Seleksi Calon Anggota Panwaslih Kabupaten Simeulue Dipertanyakan

Ilustrasi - Seleksi calon anggota Panwaslih Zona-IV untuk Kabupaten Simeulue. Foto: Net.
Bagikan:

“Karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penetapan calon Terpilih dan Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2023-2028. Dengan kata lain bisa cacat administrasi jika di kemudian hari ternyata ada pihak-pihak yang ingin menggugatnya,” jelas Asdiansyah.

Jurnalis: Ardiansyah

ANTARAN|SIMEULUE – Pelaksanaan tes tertulis dan tes psikologi pada seleksi atau rekrutmen bakal calon Anggota Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Zona-IV Aceh telah selesai dilaksanakan pada Selasa (05/07/2023) di Banda Aceh. Tes tertulis digelar dengan sistem Ujian Computer Assisted (CAT).

Peserta yang ikut seleksi calon anggota Panwaslih Zona-IV di Banda Aceh itu berasal dari berbagai daerah yang ada di wilayah Aceh, salah satunya Kabupaten Simeulue yang di ikuti oleh 40 orang peserta.

Namun dalam pelaksanaan seleksi, salah satu peserta mempertanyakan Hasil Seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Zona-IV Aceh yang meliputi Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Simeulue, dan Kota Subulussalam.

Baca Juga:  Terkait Ibu Melahirkan di Mobil Ambulance, SMNI Aceh Barat : Pecat Kapus Layung

Salah seorang peserta yang ikut seleksi Panwaslih dari Kabupaten Simeulue, Asdiansyah SE mempertanyakan hasil seleksi Panwaslih Zona IV wilayah Aceh dengan Nomor: 007/TIMSELPANWASLIH/ACEH-04/06/2023.

Asdiansyah mengungkapkan, hasil seleksi Penelitian Berkas Administrasi Calon Anggota Panwaslih Kabupaten/Kota yang telah dinyatakan lulus oleh Tim Pansel, namun terdapat peserta yang tidak diperkenankan mengikuti Seleksi CAT dan Psikologi dengan alasan usia peserta tidak memenuhi syarat.

“Akan tetapi, Pansel Zona-IV tidak melakukan perubahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi tersebut, pihak timsel tidak memberitahukan sebelumnya usia tidak memenuhi syarat,” kata mantan staf sekretariat KIP Kabupaten Simeulue itu kepada antaran, Senin (17/07/2023) di Simeulue.

Baca Juga:  Kasus WNA Aniaya Warga Simeulue Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Selain itu, Asdiansyah juga mempertanyakan keabsahan pengumuman hasil seleksi CAT dan psikologi yang telah dikeluarkan tim pansel Panwaslih Zona- IV Aceh. Terdapat keanehan yang sangat menggelitik pada lembaran pengumuman tersebut, yaitu tidak ada logo Pansel Zona-IV, pengumuman tidak memiliki nomor, dan tanda tangan Ketua Pansel Wais Alqarni, SIP, MA sedikit ada perbedaan.

Hasil pengumuman tes tertulis dan tes psikologi seleksi calon anggota Panwaslih Zona-IV untuk Kabupaten Simeulue. Foto: ANTARAN/Istimewa.

Menurutnya, dari segi administrasi pada pengumuman itu semestinya ditanda tangani oleh Bawaslu, karena logo Pansel Zona-IV tidak ada dalam pengumuman tersebut. Asdiansyah menduga ini akibat kelalaian dari panitia dan ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat mengusutnya.

“Karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penetapan calon Terpilih dan Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2023-2028. Dengan kata lain bisa cacat administrasi jika di kemudian hari ternyata ada pihak-pihak yang ingin menggugatnya,” jelas Asdiansyah.

Baca Juga:  Investor Unggas Lirik Bangunan PKS Babahrot

Asdiansyah menambahkan, jika dibandingkan dengan format pengumuman sebelumnya yang dikeluarkan tim pansel Zona IV mulai dari logo hingga tanda tangan Tim Pansel semuanya seragam, namun pada pengumuman hasil seleksi tes tertulis dan tes psikologi sudah berbeda format administrasinya.

“Pengumuman Pansel tentang Keterlambatan Pengumuman Hasil Seleksi CAT dan Psikologi memiliki nomor Surat yaitu Nomor : 013/timselpanwaslih/aceh-4/7/2023 tanggal 13 Juli 2023 dan Pengumuman Nomor 014/timsel panwaslih/aceh-4/7/2023 tanggal 14 Juli 2023 tentang pengumuman test kesehatan Provinsi Aceh Zona-IV dapat dikatakan semuanya sesuai administrasi,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.