Pengumuman Tender Aceh Singkil Mundur, Perusahaan Kontruksi Pertanyakan Undangan Pembuktian Kualifikasi ULP

Daftar 5 paket besar perdana dibuka tender dan tayang di LPSE Kabupaten Aceh Singkil.
Bagikan:

“Kita lihat dan buktikan kebenarannya, apakah tangan besi itu memang benar ada atau tidak. Saya tertarik ingin membuktikan ini karena ilmu saya di bidang proyek,” beber Azmi. 

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Tender proyek Peningkatan Jalan Ujung Bawang-Pemuka, senilai Rp 11.130.000.000, di Aceh Singkil, yang dijadwalkan akan diumumkan pemenang 30 Mei kemarin, namun diundur.

Sebelumnya, tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga dijadwalkan pada 23 Mei 2023. Dan selanjutnya tahap Pembuktian Kualifikasi terjadwal 29 Mei 2023.

Pelaksanaan tender proyek 5 paket besar di Aceh Singkil itu telah dibuka dan tayang di situs LPSE Kabupaten Aceh Singkil, pada 22 Mei 2023 pukul.12:01 WIB.

Selanjutnya sesuai jadwal awal, Pengumuman Pemenang tender akan dilaksanakan, Selasa 30 Mei 2023, kemarin.

Sayangnya pengumuman tender proyek yang bersumber anggaran DAK Penugasan tersebut batal diumumkan pemenangnya.

Menanggapi proses tender yang sedang berlangsung itu, salah satu Tokoh Masyarakat, Pemerhati Pembangunan Daerah, Azmi kepada antaran, Rabu (31/5/2023) mengungkapkan, terindikasi ada kejanggalan dalam proses tender yang sedang berlangsung.

Baca Juga:  Cegah Pembakaran Hutan dan Lahan, Polsek Trumon Timur Berikan Sosialisasi kepada Warga

Sebab pada saat jadwal evaluasi pengadaan barang dan jasa (PBJ), perusahaan kontruksi penawar terendah, perusahaan rekanan yang terseleksi penawar teratas dalam lelang proyek tersebut wajib menghadiri undangan Pokja ULP untuk tahap Pembuktian Kualifikasi.

Herannya, salah satu perusahaan kontruksi penawar teratas tidak menerima undangan tersebut sesuai jadwal, dan di gugurkan dengan alasan tidak menghadiri undangan. Undangan kata pihak Pokja ULP dikirim via email hari Kamis. Dan perusahaan harus hadir pada Jumat 26 Mei 2023.

“Yang menjadi kejanggalan, undangan tidak ada masuk pada hari Kamis 25 Mei. Dan baru masuk Sabtu 27 Mei. Sehingga perusahaan tidak hadir dan langsung digugurkan. Padahal utusan perusahaan tersebut yang mengkonfirmasi saya, masih ada di Singkil pada hari Jumat tersebut,” ucap Azmi.

Baca Juga:  Mendagri Tiba di Banda Aceh, Agenda Lantik Pj Gubernur Aceh, Rabu Pagi

Sehingga dengan kondisi terindikasi ada kejanggalan dalam proses tender ini, menjadi tanda tanya, apakah benar proses lelang tersebut ada intervensi dari pihak yang “bertangan besi”.

“Kita lihat dan buktikan kebenarannya, apakah tangan besi itu memang benar ada atau tidak. Saya tertarik ingin membuktikan ini karena ilmu saya di bidang proyek,” beber Azmi.

Terkait persoalan ini, ia juga sudah menyampaikan hal ini kepada Pj Bupati. Dan Bupati berpesan, jika ada yang mendzolimi silahkan adukan dan ajukan sanggah sesuai mekanisme aturannya.

Lanjut Azmi, disamping itu Inspektur Inspektorat yang sudah dikonfirmasi juga menyampaikan, mundurnya jadwal pengumuman tender lantaran masih membutuhkan waktu evaluasi karena belum seluruhnya dievaluasi.

Sementara pihak perusahaan rekanan menilai, dengan undangan yang diterima terlambat tersebut, diduga adanya permainan ITE dalam proses tender tersebut.

Baca Juga:  Bawaslu Umumkan 3 Anggota Panwaslih Gayo Lues

Sehingga pihaknya akan mengajukan sanggah, namun harus menunggu setelah tender diumumkan pemenangnya dan dilakukan evaluasi ulang.

Padahal menurut mereka, server mereka ada di dua lokasi, yakni di Bandung dan Banda Aceh. Herannya mengapa undangan tidak masuk.

“Yang menjadi pertanyaan, kenapa jadwal evaluasi yang sudah ditentukan bisa dirubah, sementara jadwal verifikasi terhadap rekanan perusahaan tidak bisa diundur. Sehingga ada permintaan dari rekanan yang terlambat verifikasi tidak dikabulkan,” keluh Azmi.

Sebelumnya PLT Kabag ULP Sekdakab Aceh Singkil, Heri Aprianda yang ditemui antaran, Selasa (30/5), di Kantor Inspektorat menyampaikan jadwal pengumuman tender proyek Peningkatan Jalan Ujung Bawang-Pemuka Lama diundur.

“Lantaran, sampai dengan hari ini masih akan dilaksanakan probity audit oleh Inspektorat Aceh Singkil. Sehingga proses tender akan dilaksanakan evaluasi ulang, menunggu selesai audit Inspektorat,” terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.