Penjabat Aceh Selatan Responsif, Upaya Damai Mahasiswa di Banda Aceh

Tokoh masyarakat Aceh Selatan Teuku Mudasir. ANTARAN | Istimewa
Bagikan:

“Sebagai masyarakat, kami patut angkat topi dan memberi jempol atas responsif, gerak cepat, arif dan bijaksana Pj Bupati Aceh Selatan mengupayakan musyawarah islah mahasiswa di Banda Aceh,” kata Teuku Mudasir.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Sejumlah pejabat Kabupaten Aceh Selatan bertolak ke Banda Aceh untuk menggelar musyawarah rencana islah mahasiswa daerah tersebut yang berselisih paham dengan mahasiswa Gayo Lues.

Informasi dihimpun AntaranNews.com, atas nama pemerintah Aceh Selatan, Pj Bupati Cut Syazalisma, S. STP mengutuskan sejumlah pejabat berangkat ke Banda Aceh, Sabtu (21/10/2023) malam kemarin untuk mempercepat penyelesaian gejolak mahasiswa yang berselisih paham dengan menempuh suasana dingin.

Cacatan dihimpun dari pejabat berkompeten, sebelumnya Pemerintah Aceh Selatan dan Gayo Lues telah intens berkomunikasi dan konsultasi guna mencari langkah-langkah harmonis serta solusi tepat atas polemik mahasiswa dua kabupaten yang dipicu selisih paham.

Baca Juga:  Bupati Tgk Amran Tutup Turnamen Sepak Bola Sinarmas Cup VII Lawe Cimanok

“Langkah awal, kami menyepakati melakukan tindakan prefentif, saling membangun komunikasi pada paguyuban masing-masing mahasiswa untuk meredam situasi. Tujuannya agar semua masalah terselesaikan tanpa gejolak,” ujar salah seorang pejabat Pemkab Aceh Selatan kemarin.

Menurut sumber yang diminta namanya tidak dipublikasi, amarah dan emosi bukanlah jalan menyelesaikan masalah, tetapi merugikan kedua pihak dan berakibat fatal. Kesabaran, menahan diri dan berpikir jernih akan menghasilkan solusi terbaik tanpa menuai keretakan.

Langkah berikutnya, perwakilan para mahasiswa dua kabupaten akan menentukan waktu tepat dan cepat untuk duduk bersama melaksanakan islah dengan konsep damai dan saling berangkulan.

Baca Juga:  Pemko Subulussalam Akan Bangun Huntara Untuk Korban Kebakaran¬†
Foto II: Kantor Bupati Aceh Selatan. ANTARAN/Istimewa

“Damai itu indah, konteksnya tidak
membicarakan siapa yang benar dan salah. Tetapi saling memaafkan dan menumbuhkan tali silaturrahmi yang erat. Karena kita semua bersaudara, se Aceh, se Negara dan se Tanah air. Junjung tinggi persahabatan dan teruslah belajar dengan gigih,” ucapnya.

Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Teuku Mudasir mengapresiasi langkah baik pimpinan daerah dalam menciptakan kerukunan adik-adik mahasiswa di dua kabupaten. Semua pihak diharap tidak memancing suasana buruk.

“Sebagai masyarakat, kami patut angkat topi dan memberi jempol atas responsif, gerak cepat, arif dan bijaksana Pj Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma mengupayakan musyawarah islah mahasiswa di Banda Aceh. Ini progres yang harus terlaksana dengan baik,” kata Teuku Mudasir, Minggu (22/10/2023) di Tapaktuan.

Baca Juga:  MK Mengedepankan Pembenaran Hukum Daripada Kebenaran

Sambung Teuku Mudasir, kita doakan semoga insiden kesalahpahaman ini dapat terselesaikan dengan kesejukan tanpa beban dan resiko. InsyaAllah tali persaudaraan dan silaturahmi kedua kabupaten semakin kokoh dan kuat.

Fakta atau permasalahan apapun di dunia ini tetap bisa diselesaikan dengan musyawarah, damai dan tenang. Tidak ada jalan buntu, semua ada ruang untuk kebaikan dan berbuat baik.

“Kami yakin, adik-adik mahasiswa Aceh Selatan dan Gayo Lues dapat mengerti dan memahami langkah dan upaya damai yang ditempuh pimpinan kedua daerah. Doa dan harapan kami senantiasa menyertai upaya pemerintah dan masa depan adik-adik mahasiswa,” tutup Teuku Mudasir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.