Percepat Penanganan Stunting, Pj Bupati Aceh Selatan Evaluasi Dua Dinas

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP didamping Plt Sekda, Ilham Sahputra, S.STP, M.Si memapar langkah strategis dalam penanganan stunting. ANTARAN/Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Pemerintah Aceh Selatan akan mengambil langkah strategis untuk percepatan penanganan dan penurunan stunting, kinerja dua dinas akan dievaluasi,” kata Pj Bupati Cut Syazalisma. 

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP terus membangun sinergitas dan langkah strategis dalam mewujudkan perubahan dan pembangunan di daerah selama mengemban kepercayaan Kemendagri.

Langkah strategis dan program perbaikan roda pemerintahan tersebut disampaikan Cut Syazalisma kepada awak media saat gelar coffe morning di Pendopo jalan Nyak Adam Kamil, Tapaktuan, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga:  Dengan Pendekatan Humanis, Kodam IM Lakukan Pemurnian Pangkalan di Asrama PHB Lampriet

“Pemerintah Aceh Selatan akan mengambil langkah strategis untuk percepatan penanganan dan penurunan stunting, kinerja dua dinas akan dievaluasi atau diasesment,” kata Pj Bupati Cut Syazalisma.

Dua birokrasi yang akan dievaluasi meliputi Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Menurut dia, dua instansi itu sangat erat hubungannya dengan penanganan stunting dan kecerdasan anak bangsa.

Didampingi Plt Sekda, Ilham Sahputra, S.STP, M.Si, Bupati menyebutkan, profesionalitas harus ditegaskan. Selain dua dinas dimaksud, pihaknya juga meminta para Kepala SKPK proaktif dan tidak monoton melaksanakan tugas, termasuk Asisten dan Staf Ahli tidak
mempersulit jalur komunikasi dengan wartawan.

Baca Juga:  16 Klub Sepak Bola Ikuti Tarkam Trangun Cup 2023

“Apabila ada oknum SKPK tidak sinergi dan komunikatif dengan semua pihak, saya siap menggantikan dengan orang lain,” tegas Cut Syazalisma seraya mengajak awak media berperan aktif mengawal perkembangan daerah tanpa berbaur fitnah.

Lanjut Pj Bupati, faktor lain yang perlu ditingkatkan penegakan kedisiplinan ASN dan menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilu/Pilkada 2024. Karenanya ia pastikan ASN Aceh Selatan mematuhi aturan pemerintah agar tidak keberpihakan.

“Apabila diketahui dan kedapatan ASN terlibat politik praktis, maka Pemerintah Aceh Selatan akan mengambil sikap tegas, melakukan pembinaan dan sanksi administrasi,” ujar Cut Syazalisma.

Baca Juga:  DPRK Subulussalam Suarakan Hak Interpelasi

Konteks lain, sambung Cut Syazalisma, para ASN Aceh Selatan tidak ada lagi nongkrong di warung kopi saat jam dinas. Beberapa langkah strategis ini menjadi cerminan untuk Aceh Selatan berbenah.

Pantauan antaran, gelar coffe morning dihadiri wartawan media cetak, online dan elektronik yang bertugas di kabupaten setempat. Selain bupati dan Sekda turut hadir sejumlah kepala SKPK, Asisten dan staf Ahli. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.