Peringatan Bakti Rimbawan ke 40, BBTNGL Lepasliarkan Ratusan Anak Penyu

Pelepasliaran anakan penyu tersebut dikawasan Pantai Singgah Mata Rantau Sialang, Gampoeng Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, pada Kamis (16/03/2023) petang. Foto Istimewa
Bagikan:

“Secara keseluruhan jumlah tukik penyu yang dilepasliarkan yaitu sebanyak 194 ekor diantaranya 3 ekor Penyu Belimbing dan 191 ekor Penyu Lekang atau dengan nama lain adalah Penyu abu-abu,” jelasnya.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Peringatan Hari Bakti Rimbawan Ke – 40 Tahun 2023 dengan tema ‘Hijaukan Bumi, Birukan Langit’, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) melalui Bidang Pengelolaan Taman Nasional (BPTN) wilayah I Tapaktuan melakukan kegiatan pelepasliaran tukik atau penyu laut.

Pelepasliaran anakan penyu tersebut dikawasan Pantai Singgah Mata Rantau Sialang, Gampoeng Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, pada Kamis (16/03/2023) petang.

Baca Juga:  Voting Empat Provinsi, Gorontalo Tuan Rumah Penas XVII 2026

Kepala Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang, Soloon Syahruddin Tanjung, S.Hut., mengatakan, tukik penyu laut tersebut terdiri dari jenis Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea) dan Penyu Lekang atau abu-abu (Lepidochelys olivacea).

“Secara keseluruhan jumlah tukik penyu yang dilepasliarkan yaitu sebanyak 194 ekor diantaranya 3 ekor Penyu Belimbing dan 191 ekor Penyu Lekang atau dengan nama lain adalah Penyu abu-abu,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, ratusan anakan penyu laut ini merupakan hasil penetasan di dalam bak tetas semi alami Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang, SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser.

Baca Juga:  Pospera Aceh Meminta Jokowi Tetapkan Rumoh Gedung Sebagai Pusat Monumen HAM di Indonesia

Saat ini, sambungnya, masih terdapat beberapa sarang telur penyu yang belum menetas di dalam bak tetas semi alami diantaranya sarang telur Penyu Belimbing dan Penyu Hijau. Diperkirakan sarang telur penyu tersebut akan menetas pada bulan maret hingga april kedepan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran seluruh pihak baik masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya menjaga kelestarian penyu mempertahankan kelestarian habitat dan populasi penyu laut untuk keberlangsungan ekosistem alam yang berkelanjutan di masa mendatang,” demikian tutupnya.

Baca Juga:  Tertibkan Ternak Berbasis Pemberdayaan, Dr Nurdin Gagas Gerbang Pantas di Aceh Jaya

Turut hadir dalam acara itu, yaitu Kapolres Aceh Selatan di wakilkan oleh Kabag SDM, Dandim Aceh Selatan, Ibu Bayangkara, Kapolsek Kluet Selatan, Danramil Kluet Selatan, Kabidtek BBTNGL, Plh. Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan, Kepala Stasiun Penelitian Orangutan Suaq Belimbing, Mahasiswa USK Banda Aceh dan lembaga mitra OIC beserta staf TN. Gunung Leuser lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.