Perkuat Syariat Islam, Pj Bupati Aceh Selatan Imbau Warga Sambut Tahun Baru Tidak Hura-hura

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP. ANTARAN / Istimewa.
Bagikan:

“Untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT dan dijauhi dari bara bahaya serta menegakan syariat Islam, mari memperbanyak dzikir, wirid Yasin, berdo’a, tafakkur, dan membaca Al Qur’an dalam menyambut tahun baru 2024,” ujar Cut Syazalisma.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menghimbau masyarakat tidak menyambut malam tahun baru 2024 dengan hura-hura, meniup terompet, menyalakan lilin, kembang api, mercon, musik hingar bingar dan kegiatan yang bukan bernuansa Islam.

Hal tersebut ditegaskan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, saat dihadapkan dengan momen berakhirnya perjalanan tahun 2023 dan menyambut tahun baru 2024 agar lapisan masyarakat tidak terkesima dengan kegiatan yang tidak sesuai Syariat Islam.

Baca Juga:  Angkut Kayu Tanpa Ijin, 3 Warga Bireun Diamankan Anggota Kepolisian Bener Meriah

“Untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT dan dijauhi dari berbagai bara bahaya serta menegakkan syariat Islam, mari memperbanyak dzikir, wirid Yasin, berdo’a, tafakkur, dan membaca Al Qur’an dalam menyambut tahun baru 2024.Kita warisi adat budaya kepada generasi penerus dengan norma-norma Islami,” ujar Cut Syazalisma, Minggu (31/12/2023) di Tapaktuan.

Pj Bupati menyampaikan, Pemerintah Daerah bersama seluruh unsur Forkopimda mengimbau seluruh masyarakat Aceh Selatan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru dengan kegiatan yang berbaur kemaksiatan dan bukan kebudayaan Aceh.

Berkaitan dengan momen malam tahun tahun baru, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri dan seluruh unsur Forkopimda bersama-sama meningkatkan pengamanan guna meminimalisir gangguan ketertiban dan keamanan yang mungkin terjadi.

Baca Juga:  Ahyadin Anshar dan Tomi Azrian Pimpin HAMAS 2022-2024

“Atas nama Pemerintah Daerah bersama dan seluruh Forkopimda, kami mengimbau dan menyerukan kepada masyarakat Aceh Selatan agar bersama-sama menciptakan dan menjaga suasana kondusif, aman, dan tentram, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada momen pergantian tahun baru 2024 masehi ini,” ujar Cut Syazalisma.

Himbauan Pj. Bupati Aceh Selatan ini, sejalan dengan penyampaian Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh melalui Taushiyah Nomor 15 Tahun 2023 tentang Peringatan Tsunami dan Menyambut Tahun Baru 2024 Masehi.

MPU Provinsi Aceh menyampaikan dalam menyambut tahun baru 2024 masehi, Masyarakat Aceh tidak melakukan kegiatan-kegiatan dalam bentuk pesta pora, hura-hura dan kegiatan lain yang tidak sesuai dengan Syari’at Islam.

Baca Juga:  Lestarikan Alat Tradisional, Polsek Kluet Timur Gelar Lomba Kupas dan Parut Kelapa

Dalam Taushiyah yang ditetapkan di Banda Aceh pada 8 Jumadil Akhir 1445 H atau 21 Desember 2023 tersebut MPU Aceh mengajak masyarakat agar lebih memfokuskan diri untuk memperbanyak dzikir, wirid, do’a, tafakkur, dan membaca Al – Qur’an.

Informasi dihimpun antaran, himbauan tersebut ditandatangani Ketua MPU Aceh Tgk H. Faisal Ali dan para Wakil Ketua, Dr Tgk H Muhammad Hatta,Lc, M.Ed, Prof. Dr. Tgk. H Muhibbuththabary, M.Ag dan Tgk. H Hasbi Albayuni.

Tersiar informasi, besok malam, Senin (1/1/2024), Pemkab Aceh Selatan akan menggelar kegiatan zikir akbar di Suaq Bakong, Kecamatan Kluet Selatan dalam rangka memperingati HUT Aceh Selatan ke 78 dan menyambut Tahun baru 2024.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.