Pertengahan Ramadhan, Harga Jual Cabai Rawit Ditingkat Petani Bener Meriah Masih Rendah

Cabai di kebun petani di Kampung Simpang Balik, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (07/04/2023). ANTARAN / SYAH ANTONI
Bagikan:

“Alhamdulillah, tetap bersyukur, hasil panen masih bisa terjual, lumayan untuk harga takzil anak – anak saat buka puasa nanti. Mudah – mudahan secepatnya harga cabai rawit melambung lagi,” harap Sofyan.

Jurnalis : Syah Antoni

ANTARAN|REDELONG – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, harga cabai rawit di Bener Meriah masih anjlok. Di mana harga jual cabai rawit di tingkat petani saat ini hanya Rp 7.000/Kg. Harga ini merupakan harga terendah dibandingkan awal tahun lalu, yaitu dikisaran Rp 15.000/kg sampai Rp 20.000/kg.

Baca Juga:  Keuchik Ie Meudama: Tudingan Pesta Miras dan Berdansa Adalah Politisasi Serta Pencemaran Nama Baik

“Bahkan beberapa hari lalu, saat cabai rawit di kebun saya panen, harga jualnya hanya Rp 5.000/kg, sangat rendah untuk harga jual cabai rawit,” ungkap Sofyan, salah satu petani cabai rawit asal Kampung Simpang Balik, Jumat (07/04/2023).

Sofyan mengaku, harga tersebut tentu tidak sebanding dengan biaya perawatan tanaman cabainya. Kendatipun demikian, ia tetap bersyukur cabai rawitnya masih laku terjual.

“Alhamdulillah, tetap bersyukur, hasil panen masih bisa terjual, lumayan untuk harga takzil anak – anak saat buka puasa nanti. Mudah – mudahan secepatnya harga cabai rawit melambung lagi,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  GAM Terhalang, Syariat Menang Tampang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.