Petani Tebar Senyuman, Harga Minyak Nilam Menanjak Naik Rp 1,3 juta per kg

Lahan dan tanaman nilam yang dibudidayakan di provinsi Aceh. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Selama dua pekan terakhir harga minyak nilam di Aceh Selatan bergerak naik. Penghujung Mei 2024 bertengger Rp 1 juta per kilogram, saat ini terus menanjak naik hingga Rp 1,3 juta per kg,” kata Safrijal.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Informasi berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Aceh Selatan, harga hasil bumi berupa minyak nilam (atsiri) mengalami kenaikan signifikan sejak dua pekan terakhir, penghujung bulan Mei 2024 bertengger Rp 1 juta per kilogram, pertengahan Juni 2024 melesat menanjak Rp 1,3 per kilogram.

Baca Juga:  Prioritaskan Pembangunan 2024, Kecamatan Kluet Timur Gelar Musrenbang 

Petani nilam asal Meukek mengaku bahagia dan tersenyum girang dengan naiknya harga minyak nilam di pasaran. Pasalnya, minyak nilam hasil panenan yang dimiliki masih disimpan akibat harga penjualan mengalami fluktuasi bahkan anjlok ke level paling rendah.

“Alhamdulillah, harga minyak nilam berangsur-angsur naik hingga melewati Rp 1 juta per kilogram. Sebagai petani, kami merasa bahagia atas kenaikan harga minyak nilam di tengah-tengah himpitan ekonomi. Faktor ini pula yang membuat kalangan petani  semangkin bergairah menanami komoditas nilam,” ujar Nasruddin kepada antaran seraya tersenyum lebar, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Tinjau Pelebaran Jalan Tani di Desa Mersa

Salah seorang pedagang pengumpul hasil bumi di kecamatan Sawang, Safrijal alias Afin mengaku pihaknya mendapat informasi terkini tentang harga minyak nilam, baik harga pembelian tingkat distributor maupun pedagang pengumpul.

“Kalau harga pembelian di tingkat distributor Medan, Sumatera Utara, minyak nilam tembus Rp 1.4000.000 hingga Rp 1.500.000 per kilogram. Harga tampung (pembelian) di daerah berkutak di posisi Rp 1.200.000 sampai Rp 1.300.000 per kilogram,” papar Safrijal.

Baca Juga:  Pemkab Nagan Raya Serahkan Bantuan Benih Padi untuk 51 Kelompok Tani

Harga itu, sambung Afin, disesuaikan hasil uji kadarisasi dan kondisi minyak nilam itu sendiri. Harus diakui, minyak nilam produsen Aceh memiliki mutu terbaik di Indonesia dan dunia.

“Seiring harga minyak tersembur naik, aktifitas petani nilam mulai terlihat tersedot untuk bercocok tanam.  Semoga harga minyak nilam terus bertahan dan tergenjot ke posisi Rp 2 juta per kilogram,” pungkas Afin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.