Pj Bupati Abdya Tinjau Pembangunan Jalan 30 di Kuala Batee dan Babahrot

PENINJAUAN : Penjabat Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM, Jumat (8/12/2023) meninjau proses pembangunan jalan lebar 30 di kawasan Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot. Dalam peninjauan itu, Pj Bupati Abdya didampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat. ANTARAN / Agus
Bagikan:

“Alhamdulillah berkat kerja keras dalam melobi anggaran ke pemerintah pusat melalui balai bisa dibangun dengan anggaran APBN,” ujarnya.

Jurnalis : Agus

ANTARAN|BLANGPIDIE – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah SPd MM, Jumat (8/12/2023) meninjau proses pembangunan jalan lebar 30 di kawasan Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot. Dalam peninjauan itu, Pj Bupati Abdya didampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM mengatakan, pembangunan ruas jalan 30 tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih kurang senilai Rp 14 miliar.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Dukung Wacana Koridor Ekonomi Barsela

Ruas jalan 30 menuju teluk Surin tersebut sebetulnya proses pembangunannya merupakan kewenangan kabupaten. Namun berkat kerja keras dalam mencari anggaran di tingkat pusat, ruas jalan itu kembali bisa dilanjutkan pembangunannya.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dalam melobi anggaran ke pemerintah pusat melalui balai bisa dibangun dengan anggaran APBN,” ujarnya.

Dia menyebutkan, pembangunan jalan ruas kabupaten dengan menggunakan anggaran APBN adalah yang pertama di Abdya. Jadi sebagai masyarakat Abdya patut bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah Pusat terutama kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan bantuan pembangunan jalan 30 ini.

Baca Juga:  Warga Geruduk Kantor, Keuchik di Aceh Selatan Ini Diminta Mundur

Jalan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat karena ini adalah jalan untuk jaringan pertanian. Jalan itu juga untuk membantu mengetaskan kemiskinan ekstrem dan sebagai upaya pencegah inflasi.

Karena disepanjang kiri dan kanan jalan, banyak masyarakat yang berkebun dan bertani. Panjang jalan 30 itu sekitar 47 km dan tahun ini dibangun sekitar 4 km oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, Abdya selama ini mampu bertahan di masa inflasi daerah karena disebabkan Abdya adalah daerah pertanian. Selama dua tahun terakhir, Abdya belum mengalami inflasi barang.

Baca Juga:  Dalam Rangka HUT RI 78, Aceh Selatan Gelar Upacara Bendera¬†

Hal itu dikarenakan masyarakat Abdya sangat gemar bertani dan berkebun. Akan hal itu dia berharap, di tahun mendatang pengerjaan jalan dimaksud dengan anggaran dari pusat tetap berlanjut, sehingga masyarakat petani maupun pekebun semakin bergairah dalam berusaha.

“Besar harapan, ke depan kembali dilanjutkan pembangunannya. Agar masyarakat semakin bergairah dalam berusaha sebagai petani maupun pekebun. Apalagi jalur ini merupakan jalur perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.