Pj Bupati Aceh Jaya Bagikan Kartu KUSUKA Untuk Nelayan Lhok Babah Nipah

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin SSos MSi, meninjau Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Lhok Babah Nipah sekaligus membagikan kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) untuk nelayan di Gampong Babah Nipah, Kecamatan Sampoiniet, Selasa (18/10/2022). ANTARAN - AL-FARABY
Bagikan:

Disela kunjungannya ke TPI Lhok Babah Nipah, Dr Nurdin juga membagikan kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA). Kartu ini di gunakan untuk membeli bahan bakar bersubsidi termasuk juga bantuan lainnya untuk nelayan.

Jurnalis : Al-Faraby

ANTARANNEWS.COM|CALANG – Sentral ekonomi harus bergerak untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Untuk memastikan ini, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin SSos MSi, meninjau Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Lhok Babah Nipah sekaligus membagikan kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) untuk nelayan di Gampong Babah Nipah, Kecamatan Sampoiniet, Selasa (18/10/2022).

Dalam kunjungan lanjutannya, Pj Bupati Aceh Jaya didampingi Kepala Dinas PUPR Aceh Jaya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Jaya, Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Staf Khusus Bupati Aceh Jaya, Camat Sampoiniet serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  Terkait Polemik Makam Krueng Kerto, Haili Yoga : Kami Tidak Diam

Dalam kunjungan ini, Dr Nurdin menyampaikan untuk peningkatan perekonomian nelayan perlu dibekali fasilitas yang mampuni di antaranya perahu, alat tangkap yang cukup, termasuk juga harus didukung alat pendingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.

Disela kunjungannya ke TPI Lhok Babah Nipah, Dr Nurdin juga membagikan kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA). Kartu ini di gunakan untuk membeli bahan bakar bersubsidi termasuk juga bantuan lainnya untuk nelayan.

“Untuk itu, dalam hal ini kita patut berterima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan kita kartu KUSUKA ini dapat kita berikan untuk semua nelayan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya, sehingga nelayan dapat membeli bahan bakar dengan harga subsidi nantinya,” ucapnya.

Baca Juga:  Harga Emas di Abdya Bertahan di Rp 3 Juta Lebih

Disisi lain, lanjut Dr Nurdin, Pemkab Aceh Jaya akan mendorong pelaku usaha pembuatan kapal nelayan tradisional, supaya dapat membuka lapangan kerja untuk masyarakat nelayan Lhok Babah Nipah ini.

“Sesuai dengan permitaan panglima laot, terkait pembangunan gelangan kapal tradisional untuk nelayan Lhok Babah Nipah ini, kita berupaya mudah mudahan pada tahun 2022 ini dapat kita penuhi harapan tesebut,” katanya.

Untuk di hilirnya, Pj Bupati Aceh Jaya mengatakan, terus mendorong agar produk Aceh Jaya tembus ke pasar berskala luas dan pasar ekspor. Supaya terjangkau pasar ekspor tersebut, menurutnya perlu dipastikan proses pengolahan paska tangkap harus memenuhi standar pasar.

Baca Juga:  Perkuat Solidaritas, TNI/Polri dan Pemda Aceh Selatan Gelar Olahraga Bersama

“Perlu kita pahami peningkatan hasil produksi akan berbanding lurus dengan membuka pasar termasuk pasar ekspor. Harapannya untuk para nelayan terus bekerja serta meningkatkan aktivitasnya serta yang paling penting peningkatan proses pengolahan hasil produksi paska tangkap,” harap Pj Bupati Aceh Jaya.

Sebagai upaya menjaga kualitas hasil tangkap nelayan, Pemkab Aceh Jaya akan memberi fiber khusus tuna untuk nelayan Lhok Babah Nipah, sehingga hasil tangkapan tuna dapat terjaga rantai dinginnya. “Disamping itu harapan kita kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Jaya, terus mendamping dan melatih para nelayan agar dapat meningkatkan hasil tangkapannya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.