Pj Bupati Aceh Jaya Gelar Rapat Perdana, Dr Nurdin : Jangan Dengar Isu Diluar

Pj Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin didampingi Sekda Mustafa memimpin rapat perdana dengan seluruh Asisten, SKPK, dan Camat, di Aula Kantor Bupati setempat, Selasa (19/07/2022) sore. ANTARAN / SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

“Saya tidak mau seperti sistem kerja Pompa Bensin di SPBU, semua dimulai dari nol. Saya inginkan bekerja melanjutkan program yang sudah ada. Kalau pun ada perubahan, itu tidak lebih permintaan kondisi di lapangan dari sebuah hasil pengkajian yang akan kita lakukan secara bersama nantinya,” ujar Pj Bupati Aceh Jaya.

Jurnalis: Suprijal Yusuf

ANTARANNEWS.COM|CALANG – Pj Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin langsung menggelar rapat perdana dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan Camat yang ada dalam Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) setempat, di Ruang Aula Kantor Bupati, Selasa (19/07/2022) sore.

“Saya datang dengan satu komitmen untuk membangun Aceh Jaya secara bersama-sama. Maka seluruh Asisten, Kepala SKPK, dan Camat untuk terus bekerja dengan sungguh-sungguh. Jangan dengarkan isu yang beredar di luar akan ada pencopotan. Saya pastikan itu tidak ada, sejauh bapak-bapak dan ibu-ibu bekerja dengan disiplin, benar dan baik,” tegasnya dalam rapat yang juga turut didampingi Sekda Aceh Jaya, Mustafa.

Baca Juga:  Aceh Singkil-Subulussalam Rawan Begal, Masyarakat Khawatir Beraktivitas Malam

Lebih jauh, Dr Nurdin mengatakan, dalam bekerja ini pihaknya hanya meneruskan dan memperkuat program yang sudah ada. “Saya tidak mau seperti sistem kerja Pompa Bensin di SPBU, semua dimulai dari nol. Saya inginkan bekerja melanjutkan program yang sudah ada. Kalau pun ada perubahan, itu tidak lebih permintaan kondisi di lapangan dari sebuah hasil pengkajian yang akan kita lakukan secara bersama nantinya,” ujar Pj Bupati Aceh Jaya.

Baca Juga:  Tutup Usia di Malaysia, Pemkab Abdya Bantu Pemulangan Jenazah Warga Lembah Sabil

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati meminta seluruh unit kerja perangkat kabupaten untuk membuat program kerja dalam sebuah sistem yang jelas dan terukur. “Termasuk target yang akan dicapai dalam sebuah program kerja. Anda jangan takut membuat target yang lebih besar, kalau itu memang bisa direalisasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan, ketakutan membuat target besar karena tidak ada biaya untuk pendanaan. “Soal itu kita akan cari bersama. Pak Sekda yang ada disamping saya ini orang yang pintar mencari sumber pendanaan, saudara jangan takut. Sumber dana itu bukan saja dari APBK, tapi ada APBA, APBN dan swasta. Yang penting program yang kita buat jelas,” katanya.

Soal angka kemiskinan yang dinilai masih tinggi di Aceh Jaya, lanjut Dr Nurdin, harus menjadi perhatian serius semua dinas dan badan terkait untuk menurunkan angkanya. “Kita telah diberi amanah, maka amanah itu harus dijaga dan dijalankan dengan baik dan benar demi kesejahteraan masyarakat Aceh Jaya,” ingat Pj Bupati.

Baca Juga:  Kajari Abdya Tingkatkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi PT CA ke Penyidikan

Termasuk soal angka stunting ini juga merupakan pekerjaan rumah yang termasuk serius diturunkan. “Soal gizi buruk bagi anak-anak tidak boleh dianggap enteng, karena menyangkut kelangsungan generasi Aceh Jaya kedepan. Kita menginginkan anak-anak Aceh Jaya tumbuh secara sehat dengan gizi yang baik, yang pada akhirnya akan melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh,” tandas Pj Bupati, Dr Nurdin yang kini juga menjabat Kapusdatin Kemendagri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.