Pj Bupati Aceh Jaya Lakukan Trobosan Baru, Bekerja di Kecamatan

Pj Bupati Dr Nurdin yang juga menjabat sebagai Kapusdatin Kemendagri ini, turut memboyong 10 perangkat daerah untuk berkantor di dua kecamatan tersebut. Foto Ist
Bagikan:

Jurnalis : Suprijal Yusuf

ANTARANNEWS.COM|CALANG – Untuk mendekatkan pelayanan dan sekaligus pemimpin dengan rakyatnya. Pj Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin melakukan trobosan baru dengan bekerja langsung di kecamatan. Untuk tahap awal program ini dimulai di dua Kecamatan Teunom dan Panga, Jumat (19/08/2022).

Tidak tanggung-tanggung Pj Bupati Dr Nurdin yang juga menjabat sebagai Kapusdatin Kemendagri ini, turut memboyong 10 perangkat daerah untuk berkantor di dua kecamatan tersebut.

Adapun 10 perangkat tersebut meliputi, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (DPMPKB), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pendidikan Dayah (DPD), dan Dinas Syariat Islam (DSI), dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Kepala Cabang Bank BSI Tapaktuan Silaturrahmi ke BMK Aceh Selatan

“Hari ini (Jumat, 19/08/2022), saya bersama dengan 10 perangkat daerah telah memulai berkantor di Kecamatan Teunom dan Panga. Pola kerja seperti ini akan kita lanjutkan untuk semua kecamatan yang ada di Aceh Jaya sejumlah sembilan kecamatan,” kata Dr Nurdin kepada antarannews.com, Sabtu (20/08/2022).

Pj Bupati, Dr Nurdin juga mengintruksikan kepada para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) supaya memfokus kerja turun langsung ke tengah mayarakat dengan menyebar di kecamatan dan kampung-kampung .

Baca Juga:  Pj Gubernur : Insan Kampus Diharapkan Bersinergi Bangun Aceh

“Karena dengan pola ini dapat memperkuat perencanaan kegiatan berbasis bukti (evindance based planning). Agar perencanaan pemerintah akurat dan tepat sasaran.

Dengan kami merapat ke warga, kami bisa lebih banyak mendengar, sehingga banyak mendapat ide serta potensi yang tergali,” katanya.

Nurdin juga mengisahkan pengalaman tentang bekerja secara kolaborasi dengan para Kepala SKPK yang turun langsung ke akar rumput di tengah masyarakat.

Bahkan, dirinya meminta masing-masing SKPK untuk melihat kembali pelayanan di masyarakat, termasuk memeriksa semua aspek dair mulai sekolah, puskemas, dayah, masjid, dan berbagai infrastruktur lainnya.

Baca Juga:  Brigjen Pol Syamsul Bahri Dinilai Tepat Isi Kursi Wakapolda Aceh, Ini Kata Ketua DPP-FJA

Meskipun perencanaan sudah disusun, baik berbasis teknokratik, ungkapnya, maupun politik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Namun, Nurdin ingin perencanaan itu dipertajam, direview dan diperbaiki kembali.

Tentunya, setelah para SKPK melihat secara langsung kondisi kekinian dilapangan baik itu, infrastruktur maupun aspek lainnya dari satuan-satuan layanan masyarakat.

Hasil temuan di lapangan berbasis bukti ini, katanya, akan mempengaruhi rervisi KUA-PPAS 2023 dan rencana APBK-Perubahan tahun 2022.

“Sehingga dana pembangunan dapat dipergunakan secara akurat, optimal dan tepat sasaran untuk melayani masyarakat dan membangun ekonomi kerakyatan,” pungkas, Pj Bupati Dr Nurdin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.