Pj Bupati Aceh Selatan : Penanganan Musibah Banjir Harus Cepat dan Tangkas

Luapan banjir di badan jalan nasional di Geulumbuk, Kluet Utara sebelum jembatan panjang. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Saya berusaha keras untuk bisa mengunjungi korban banjir bandang di Trumon Tengah. Sesulit apapun transportasi di jalan saya harus sampai di lokasi untuk bertemu saudara-saudara kita di sana,” ujar Cut Syazalisma.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Musibah banjir yang melanda Kabupaten Aceh Selatan menyisakan kepedihan bagi masyarakat yang kehilangan harta benda akibat kerusakan yang ditimbulkan. Akses transportasi terganggu, bahkan lumpuh di lokasi banjir bandang, sejak Senin (20/11/2023) malam sampai hari ini.

Pantauan antaran, menyikapi penanganan banjir dibeberapa kecamatan, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP mengambil tindakan cepat dan memimpin langsung pergerakan hingga turun ke lapangan bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Saat turun meninjau lokasi banjir bandang di Gampong Ladang Rimba, Lhok Raya dan Krueng Batee, Kecamatan Trumon Tengah, rombongan Pj Bupati sempat tersendat di Geulumbuk, Kluet Selatan akibat genangan banjir masih tinggi di areal jembatan panjang. Kondisi itu menyebabkan kendaraan roda empat sulit melintas.

Baca Juga:  Rumah Sakit Lapangan Beroperasi, Warga Terdampak Banjir Bandang Ladang Rimba Antusias Berobat

“Saya berusaha keras untuk bisa mengunjungi korban banjir bandang di Trumon Tengah. Sesulit apapun transportasi di jalan saya harus sampai di lokasi untuk bertemu saudara-saudara kita di sana. Penanganan banjir harus cepat dilaksanakan,” ujar Cut Syazalisma kepada antaran, Selasa (21/11/2023) di seputaran SPBU Geulumbuk Kluet Utara.

Kondisi ruas jalan nasional di Ladang Rimba. Trumon Tengah sebelum dilakukan pembersihan. ANTARAN/Dokumentasi.

Disampaikan, pihaknya bersama Plt Sekda, Ilham Syahputra, S.STP.,M.Si dan pihak berkompeten lainnya ingin melihat secara langsung kondisi terkini korban banjir bandang.

Menurut Cut Syazalisma, semua jajaran pemerintah daerah memberi laporan kepada atasan untuk membantu berbagai keperluan terhadap penanggulangan masa panik atau tanggap darurat.

“Dinsos Aceh Selatan secepatnya meminta bantuan bahan makanan dan lain-lain untuk para korban, baik ke Kementerian Sosial maupun Dinsos Provinsi Aceh,” imbuh bupati.

Akibat keterbatasan armada yang memiliki konstruksi jelajah tangguh, sebagian wartawan tidak berhasil turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan liputan di wilayah Trumon Tengah.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Gelar Apel Pengukuhan Kampung Siaga Bencana

Informasi dihimpun, sebelum beranjak menuju lokasi banjir bandang, Pj Bupati Aceh Selatan terlebih dahulu menggelar rapat percepatan penanganan banjir agar tidak berdampak kendala yang menghimpit perekonomian rakyat.

Aksi penanganan banjir, Pj Bupati dibantu Forkopimda, terutama Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru, S.Ik dan Dandim 0107 Letkol Inf. Faiq Fahmi, dengan mengerahkan personel untuk percepatan pemulihan.

Dikutip dari Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Selatan kemarin, Senin (20/11/2023), mengakibatkan banjir dibeberapa kecamatan, diantaranya, Bakongan Raya, Kluet Raya, Tapaktuan, Samadua dan Sawang. Terparah menimpa wilayah Trumon Raya karena diterjang banjir bandang.

Sesuai data BPBD, per 15 sampai 20 November 2023 sebanyak 6.304 jiwa dari 1.806 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Diantaranya 251 orang mengungsi dan satu orang Balita meninggal dunia.

Baca Juga:  Siswa SMAN 3 Banda Aceh Kembali Catatkan Prestasi Membanggakan

Sebagaimana disampaikan, Camat Trumon Tengah, Lukman Hakim, sejak kemarin malam ruas jalan nasional ditutup lumpur dan gelondongan kayu. Buntutnya, ekses transportasi lumpuh.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan dengan menerjunkan alat berat. Apabila hujan tidak turun lagi, maka suasana kembali normal,” papar salah seorang warga Trumon Tengah.

Terkini, Kepala Dinsos Aceh Selatan, Kusaifuddin, S.Pd yang dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk korban banjir di Trumon Raya, namun belum bisa didistribusikan kepada penerima manfaat mengingat kondisi belum normal.

“Kami sudah mengantar bantuan masa panik di Trumon Tengah, Trumon Timur dan Trumon. Hingga pukul 12.00 Wib tadi, listrik dan jaringan telepon genggam masih mati, akses jalan masih lumpuh,” ungkap Kusaifuddin.

Turut disampaikan, informasi kami peroleh, material lumpuh dan kayu yang menutupi ruas jalan nasional rampung dikerjakan. Secara otomatis transportasi akan lancar kembali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.