Pj Bupati dan BPJN Aceh Tinjau Dampak Banjir Agara

Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs Syakir M.Si bersama Kepala BPJN Aceh, Dedi Mardansyah mengunjungi wilayah terdampak banjir Aceh Tenggara, Jumat (24/11/2023). ANTARAN / Fandi
Bagikan:

“Saat ini memang BPJN Aceh sedang mengupayakan untuk membuka akses jalan dan jembatan nasional yang tertutup material banjir dan banjir bandang,” terang Syakir.

Jurnalis : Fandi

ANTARAN|KUTACANE – Penjabat Bupati Aceh Tenggara, Drs Syakir M.Si bersama Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh meninjau dan melihat langsung lokasi terdampak banjir bandang pada beberapa wilayah di Aceh Tenggara, Jumat (24/11/2023) sore.

Hadir pada kunjungan tersebut, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Dedy Mandarsyah didampingi Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN III Aceh Zulkarnaini dan PPK 3.5 Aceh Teuku Munawar, Penjabat Bupati Drs.Syakir. M.Si , Dandim 0108 Letkol. Inf. Mohammad Sujoko, Kalaksa BPBD Nazmi Desky, S.KM, Kadis PUPR Sadli ST , Kadis Perkim Mohd Asbi dan seluruh jajarannya.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan, Pemkab Aceh Selatan Silaturahmi dengan Insan Pers

Syakir mengatakan peninjauan bersama BPJN Aceh dilakukan untuk melihat lokasi terdampak banjir di 4 kecamatan mulai dari Kecamatan Bambel, Bukit Tusam, Semadam dan Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya melihat upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak banjir yang terjadi 13 dan 20 November 2023 lalu.

Selain itu akan dilakukan juga upaya pembersihan jalan nasional dan jembatan nasional yang tertutup dan tersumbat oleh material yang turun bersama banjir dan banjir bandang dari atas kawasan pegunungan, BPJN Aceh sudah menurunkan alat berat berupa ekskavator.

Baca Juga:  Puluhan Warga Kurang Mampu di Desa Lam Kuta Abdya Terima BLT

“Saat ini memang BPJN Aceh sedang mengupayakan untuk membuka akses jalan dan jembatan nasional yang tertutup material banjir dan banjir bandang,” terang Syakir seraya berharap agar Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat dapat memberikan tambahan bantuan dan dukungan bagi Pemkab menyelesaikan persoalan dampak banjir dan upaya pencegahan ancaman bencana ke depannya.

Kepala BPJN Aceh, Dedy Mandarsyah mengatakan, saat ini fokus utama BPJN Aceh,adalah melakukan pembersihan terhadap jalan dan nasional, di ruas jalan Kutacane- Batas Sumut dan ruas jalan Kutacane – Batas Gayo Lues.

Dedi Mansyah juga berharap agar akses transportasi Kutacane-Medan dapat kembali normal dan aktivitas angkutan dapat berjalan lancar. Namun, Untuk mendukung pelaksanan pembersihan jalan nasional tersebut, pihak BPJN telah mengerahkan 10 unit alat berat berbagai jenis ke Aceh Tenggara, terhitung sejak Rabu (22/11) lalu.

Baca Juga:  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo: Indonesia Perlu MPR Yang Bisa Mengeluarkan Ketetapan MPR

Hasil peninjauan di lapangan Jumat (24/11), BPJN Aceh juga akan menentukan langkah dan kebijakan yang dapat dilakukan ke depannya, seperti upaya menaikkan tinggi badan jalan nasional.

“Dari kunjungan in,i kita akan merumuskan kembali hal-hal yang dapat dilakukan untuk jangka panjang, seperti yang kita lihat tadi, kemungkinan perlu menaikkan tinggi badan jalan nasional,” ujar Mandarsyah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.