Pj Bupati Gayo Lues Dorong PAD Dari Komoditi Kopi

Kopi asal Gayo Lues sudah di ekspor ke luar Negeri, namun belum menghasilkan PAD dari daerah. ANTARAN / Fira
Bagikan:

“Bila tidak segera ditindak lanjuti sangat disayangkan kopi akan los ke luar daerah tampah ada menghasilkan PAD,” papar Alhudri. 

Jurnalis : Fira

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Pj Bupati Gayo Lues, Drs Alhudri MM meminta Bidang Pendapatan pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) menggali  Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor produksi pertanian seperti kopi.

Pasalnya, selama ini kopi asal Gayo Lues sudah di ekspor ke luar Negeri, namun belum menghasilkan PAD dari daerah.”Hal tersebut sangat di sayangkan,” kata Alhudri, Kamis (13/07/2023).

Alhudri meminta agar bidang pendapatan segera menggali mempersiapkan berbagai kelengkapan untuk menarik PAD dari Kopi dan mencari tahu berapa tonase hasil ekspor kopi selama ini yang sudah di keluarkan.

Baca Juga:  Seminar Menakar Setahun Pj Bupati Abdya Keluarkan Rekom Dukungan

“Dan berapa bisa menghasilkan PAD pertahunnya. Bila tidak segera ditindak lanjuti sangat disayangkan kopi akan los ke luar daerah tampah ada menghasilkan PAD,” papar Alhudri.

Alhudri mengapresiasi BNNK Gayo Lues yang sudah mendorong kerja sama pengusaha dan kelompok usaha kopi Gayo Lues hingga dapat mengeksport sendiri Kopi Gayo Lues ke luar Negeri, tidak lagi melalui Aceh Tengah.

Alhudri juga memberikan suport kepada pengusaha dan kelompok usaha yang sudah berkerja keras hingga bisa mengeksport kopi. Terakhir, PJ Bupati Gayo Lues juga mengatakan kepada Kabid Pendapatan, Rabusin untuk mengambil retribusi dari Kopi yang akan menjadi PAD Daerah, membutuhkan Qanun Daerah.

Baca Juga:  Abu Ja'far dan MPU Aceh Selatan Tolak Kembalikan Bank Konvensional

“Aturanya sudah dibuat saat ini sedang proses penggodokan oleh para anggota legislatif Gayo Lues. Setelah Qanun selesai kita akan langsung mengambil PAD dari hasil ekspor kopi,” ungkap Pj Bupati Gayo Lues.

Kapala BNNK Gayo Lues, Fauzul Imam menyebutkan latar belakang mulainya ekspor kopi asal Gayo Lues melalui perjuangan panjang PT Ujang Jaya Internasional, BNNK Gayo Lues dan Koperasi Coffe Mountain Louser guna mendapatkan sertifikat kopi Gayo Mountain Louser dari Starback.

Baca Juga:  Wali Kota Lepas Peserta Jalan Sehat HUT Ke-78 PGRI Dan HGN 2023

“Setelah memegang sertifikat dari Straback secara resmi Gayo Lues dapat mengekpore kopi sendiri keluar Negeri. Ekspor kopi di mulai dari bulan Mei 2023, dengan kafasitas 44 ton/bulan ke Starback melalui PT UJI. Sementara untuk PAD Kabupaten Gayo Lues dirincikan 250/kg atau 11 juta perbulan,” ungkapnya.

Biji kopi yang di ekspor dari Gayo Lues, katanya, merupakan biji kopi Arabika terbaik yang berasal dari desa Agusen, Pantan Cuaca, Blang Jerango, Akang Siwah sekitarnya dan semua wilayah penghasil Kopi Gayo Lues.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.