Pj Gubernur Aceh : Jangan Lengah dengan WTP, Terus Berbenah Target PAA 2024 Rp 3.01 T

Pj Gubernur Aceh H Bustami Hamzah menyerahkan surat keputusan (SK)  kepada Reza Saputra usai dilantik sebagai Kepala BPKA di Anjong Monmata, Banda Aceh. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Kepala BPKA yang baru dilantik jangan lengah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Aceh walaupun sering memperoleh WTP,” ujar Pj Gubernur.

Jurnalis : Suprijal Yusuf

ANTARAN|BANDA ACEH – Saat melantik Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aceh (BPKA) di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh, Penjabat (Pj) Gubernur H Bustami Hamzah mengingatkan untuk menjaga kestabilan, tata kelola keuangan daerah yang efektif dan transparan meskipun dalam kurun beberapa tahun terakhir mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Khusus BPKA perlu mencermati dan menindaklanjuti rekomendasi dan temuan dari BPK, sehingga tata kelola keuangan daerah bisa berjalan dengan semakin baik. Jangan lengah dan teruslah berbenah walaupun kita mendapat WTP,” kata Bustami Hamzah di Anjong Monmata, Banda Aceh, Selasa (16/4/2024) sore tadi.

Tegas disampaikan, peran strategis BPKA adalah mengoptimalkan Pendapatan Asli Aceh (PAA). Pundi PAA menjadi sumber pendapatan yang sangat vital dalam mendukung pembangunan dan penyediaan pelayanan publik bagi masyarakat Aceh. Jadi, sektor ini harus ditingkatkan.

Baca Juga:  Pj Gubernur dan Ketua PKK Aceh Hadiri Syukuran Peringatan HUT Ke-76 Provinsi Sumatera Utara

“Apabila merujuk pada PAA Tahun Anggaran 2023, kita bersyukur karena terjadi peningkatan. Dimana realisasinya mencapai Rp2.98 Triliun atau berkisar 104,66 persen dari target sebesar Rp2.85 Triliun. Untuk tahun 2024, target kita adalah sebesar Rp 3.01 Triliun,” kata Gubernur.

Mengakomodir target ini, tambah Gubernur, BPKA perlu segera merumuskan strategi untuk peningkatan PAA, terlebih Dana Otsus Aceh akan berakhir pada tahun 2027.

Pekerjaan rumah (PR) utama, penting dilakukan evaluasi terhadap pencapaian angka PAA pada tahun lalu, sebagai upaya agar bagaimana angka tersebut dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Konsep-konsep brilian harus disegerakan.

Kepala Badan Pengelolaan dan Kekayaan Aceh (BPKA) Reza Sahputra. ANTARAN / Foto Humas

Dalam sambutannya, Bustami Hamzah juga mengingatkan Kepala BPKA, bahwa upaya meningkatkan serapan anggaran menjadi bagian penting dari pelaksanaan pengelolaan keuangan yang dijalankan.

Baca Juga:  Maju DPR-RI, Mantan Bupati Aceh Barat Kukuhkan Tim Pemenangan di Abdya

“Penting bagi seluruh jajaran untuk terus memacu kinerja dan melakukan langkah-langkah strategis dalam memastikan serapan anggaran lebih optimal,” pesannya.

Jajaran BPKA diminta mengoptimalkan dan mensinergikan semua potensi yang ada serta selalu menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Konteks ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik dan bisa menggapai cita-cita untuk mensejahterakan rakyat dengan berlandaskan iman dan taqwa.

“Kepala BPKA yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar dalam mengkoordinir upaya-upaya tersebut. Untuk itu, saya menyerahkan tugas besar ini dengan keyakinan penuh bahwa saudara mampu menjalankannya dengan baik, tertib administratif, kepemimpinan visioner dan inovatif,” imbuh Gubernur.

Bukan hanya itu, lanjut Pj Gubernur Aceh, kerja keras yang dilandasi dengan integritas,  mampu mengembangkan berbagai strategi, potensi dan kebijakan untuk pelaksanaan tugas sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Manajemen BPKS dan Direksi PT PEMA Dilantik, Ini Kata Pj Gubernur Bustami Hamzah

Usai prosesi pelantikan, Kepala BPKA Reza Saputra kepada wartawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur kepada dirinya.

Ia berharap dukungan dari semua pihak, terutama jajaran BPKA menumbuhkan kerjasama, saling mendukung atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan.

“Terima kasih atas kepercayaan Pak Gubernur memberikan amanah ini kepada saya. Insya Allah, dengan pembinaan dan arahan dari pimpinan dan dukungan semua pihak, saya siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Reza Saputra.

Pantauan antaran, pelantikan Kepala BPKA turut dihadiri oleh Ketua DPRA Zulfadhli, Pj Ketua TP PKK Aceh Mellani Subarni, Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, para Kepala SKPA serta sejumlah pejabat berkompeten lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.