Pj Gubernur Aceh: Presiden Berkeinginan Resmikan Proyek Bendungan Keureuto

Pj Gubernur Aceh, H Bustami didamping Ketua DPRA, Zulfadli dan Forkopimda Aceh meninjau langsung proyek pembangunan Bendungan Keureuto, Aceh Utara, Senin (30/04/2024). Proyek bendungan ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada September 2024 mendatang. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Presiden sangat berkeinginan untuk dapat meresmikan proyek ini pada September 2024 mendatang. Maka saya berharap semua pihak untuk serius menyelesaikan proyek ini, sesuai harapan Bapak Presiden,” ungkap Pj Gubernur.

Jurnalis: Suprijal Yusuf

ANTARAN | LHOKSUKON – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, H Bustami Hamzah meminta para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Proyek Bendungan Keureuto, Aceh Utara, untuk dapat merampungkan pekerjaannya pada awal September 2024 mendatang.

Karena proyek bendungan yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) itu, rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo menjelang memasuki pada September 2024 mendatang.

“Kami berharap pada semua yang terlibat dalam pekerjaan proyek Bendungan Keureuto ini, dapat merampungkan pekerjaannya dalam waktu secepatnya. Sehingga keinginan Bapak Presiden untuk meresmikan langsung proyek ini pada bulan September 2024 mendatang dapat terlaksana. Sekali lagi kami berharap pekerjaannya dapat dipacu lagi,” pinta Pj Gubernur Aceh, Bustami.

Baca Juga:  Teuku Bachrum Manyak Tutup Usia, Pj Gubernur Aceh Langsung Melayat

Pernyataan itu disampaikan, Pj Gubebrnur Aceh, H Bustami Hamzah saat meninjau langsung proyek Bendungan Keureuto yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Selasa (30/04/2024) pagi. Proyek yang dikerjakan oleh BUMN PT Brantas dengan sumber anggaran APBN menelan dana sebesar Rp 950 miliar lebih.

Turut mendampingi Pj Gubernur dalam kunjungan kerja (kunker) ke proyek Bendungan Keureuto terdiri dari, unsur Forkopimda Aceh antaralain, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Nico Fachrizal.

Turut hadir juga Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Kartiko, Kajati Aceh Drs Joko Purwanto SH, Pj Bupati Aceh Utara, Mahyuzar dan Wakilot Lhokseumawe, A Hanan, termasuk dua anggota DPRA, Nurdiansyah Alaksa dan H Khalili, serta sejumlah Kepala SKPA.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.13 WIB, dan langsung disambut para pihak terkait yang terlibat dalam pekerjaan proyek pembangunan Bendungan Keureuto.

Pada kesempatan itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 1, Heru Setiawan melaporkan perkembangan pembangunan proyek Bendungan Keureuto kepada Pj Gubernur Aceh Bustami. Menurur penjelasan Heru, pengerjaan proyek bendungan Keurteuto ditargetkan bisa selesai pada semester 1 tahun 2024 ini.

Baca Juga:  Buronan Pencuri Sepmor dan Kotak Amal di Ringkus Polisi

“Kami akan bekerja maksimal untuk menyelesaikan propyek sesuai harapan Pak Pj Gubernur. Insya Allah dalam semester tahun ini akan rampung dan bisa diresmikan langsung oleh Bapak Presiden,” janji Heru.

Sementara itu Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah berharap pembangunan proyek tersebut, bisa diselesaikan tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat. Pj Gubernur juga meminta keseriusan semua pihak dalam upaya percepatan penyelesaian pembangunan bendungan tersebut.

“Presiden sangat berkeinginan untuk dapat meresmikan proyek ini pada September 2024 mendatang. Maka saya berharap semua pihak untuk serius menyelesaikan proyek ini, sesuai harapan Bapak Presiden,” ungkap Pj Gubernur.

Meskipun begitu, kata Bustami, dalam mengerjakan proyek ini yang dipacu oleh waktu penyelesaiannya, tetap tidak boleh mengenyampingkan mutunya. “Untuk itu, saya berharap bekerjalah dengan hati demi negeri Meskipun berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan proyek ini, namun standar mutu proyek ini tetap harus dijaga,” tegas Pj Gubernur Aceh, H Bustami Hamzah.

Baca Juga:  Pj Gubernur Dampingi Irjen Kemendagri Tinjau Stadion Lhong Raya

Dipenghujung kunker ke Proyek Bendungan Keureuto, Pj Gubernur bersama Ketua DPRA dan unsur Forkopimda serta Pj Bupati Aceh Utara, an Walikota Lhokseumawe kemudian melakukan penanaman pohon di lokasi Bendungan tersebut.

Proyek Bendungan Keureuto ini memiliki kapasitas daya tampung 215 juta m3 air. Dengan daya tampung debit air yang tersedia itu, maka bendungan ini akan mampu mensuplai air untuk kebutuhan Irigasi Alue Ubay seluas 2.743 Ha sawah, Irigasi Alue Ubay Kanan seluas 1.600 Ha sawah, dan Irigasi Pasee Kanan seluas 6.677 Ha sawah.

Disamping itu, Bendungan Keureuto akan berfungsi sebagai pengendalian banjir Lhoksukon yang mampu mereduksi banjir mencapai 30 persen.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.