PMI Aceh Selatan Serah Penghargaan Untuk Relawan Konflik dan Tsunami

Staf Ahli Bidang Keistimewaan, Yuhelmi, SH, MH didampingi Dewan Kehormatan Teuku Mudasir dan Sekretaris PMI Aceh Selatan menyerahkan dana santunan kepada anak yatim saat peringatan hari Relawan. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Peristiwa bencana dahsyat yang merenggut ratusan ribu nyawa di Aceh, gempa dan tsunami membawa dunia larut dalam duka. Tragedi itu menjadi tonggak sejarah mengkristal dan ditetapkan sebagai hari relawan,” kata Ketua PMI Aceh Selatan.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Memperingati hari Relawan ke 19 Tahun 2023, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Selatan menggelar sejumlah kegiatan, agar kehadiran relawan tidak pernah rapuh dan terus memacu intensitas sepanjang masa.

Informasi dirangkum antaran, peringatan hari relawan ke 19 bartajuk gerakan aksi kemanusiaan, PMI Aceh Selatan menyerahkan penghargaan kepada relawan berjasa di masa konflik, bencana Tsunami dan pegiat donor darah, syukuran dan doa bersama serta penyantunan anak yatim, dipusatkan di Markas Besar PMI jalan T.Ben Mahmud, Tapaktuan, Selasa (26/12/2023).

Ketua PMI Aceh Selatan yang juga Penjabat (Pj) Bupati Cut Syazalisma, S.STP menyebutkan, diadopsi dari perjalanan sejarah, Hari Relawan PMI diperingati setiap tanggal 26 Desember, hingga sudah berlangsung 19 tahun.

Baca Juga:  Binter Terpadu, Kodim 0107/Asel Gelar Bhakti Sosial Pengobatan Massal dan KB Kes

Jadwal ini tidak terlepas dari musibah dahsyat yang menimpa negeri ini, bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 silam. Relawan lokal dan dunia berperan penting dan memiliki andil dalam membantu korban tsunami Aceh hingga pemulihan.

“Peristiwa bencana dahsyat yang merenggut ratusan ribu nyawa di Aceh, gempa dan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 membawa dunia larut dalam duka. Tragedi itu menjadi catatan sejarah mengkristal dan ditetapkan sebagai hari relawan,” kata Cut Syazalisma.

Dewan Kehormatan PMI Aceh Selatan bersama Staf Ahli dan pengurus PMI menyerahkan piagam penghargaan dan dana santunan kepala lima relawan PMI Aceh Selatan. ANTARAN / Sudirman Hamid.

Dasarnya, ungkap Ketua PMI Aceh Selatan, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan tanggal 26 Desember sebagai hari Relawan untuk menghormati kegigihan dan jasa sukarelawan dalam menangani korban bencana tsunami di Aceh.

Harapan kami, relawan PMI dan lembaga kemanusiaan lainnya di Aceh Selatan terus berkiprah dan intensitas dengan semangat pantang mundur, termasuk relawan donor darah. Alhamdulillah, sampai saat ini PMI Aceh Selatan terus berbakti dan belum patah arang untuk aksi kemanusiaan.

Baca Juga:  Kabupaten Gayo Lues Terima WTP ke 9 Kali Berturut-turut 

“Terima kasih kepada relawan dan semua komponen yang telah berkontribusi, berdedikasi serta menggalang kerja sama untuk menghidupkan aksi kemanusiaan di Aceh Selatan. Semoga kebaikan ini menjadi catatan ibadah bagi kita semua. Relawan itu tidak dibayar, tetapi jasa relawan tidak terbayarkan,” sergah Cut Syazalisma.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Aceh Selatan, Wahdi mengatakan, kegiatan terlaksana dan lahir dari inisiatif para relawan PMI. Peringati hari Relawan di Markas PMI sekaligus merefleksi dan mengenang perjuangan relawan-relawan pada masa Konflik tahun 1999-2005 dan Musibah Tsunami 26 Desember 2004 yang terjadi di Aceh.

Sebagai rasa terimakasih dan bentuk apresiasi, PMI Aceh Selatan memberikan penghargaan kepada lima relawan TSR – SATGANA dan pendonor yang memiliki dedikasi dan integritas dalam Tugas Misi Kemanusiaan di kabupaten Aceh Selatan.

Didampingi Staf Biro Relawan dan PMR Syairul Basni, SKM, ketua Markas menambahkan, selain menyerahkan penghargaan kepada lima relawan, PMI Aceh Selatan juga menyelenggarakan penyantunan anak yatim yang berdomisili di Lhok Keutapang, Tapaktuan, Syukuran dan doa bersama serta pemutaran film kilas balik perjuangan Relawan PMI Aceh Selatan di berbagai bencana alam era tahun 1999 sampai 2023.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Selatan Tepati Janji, Serahkan Hand Traktor Untuk Petani Samadua

Penghargaan dan uang tali asih diserahkan kepada; Nafrizal, S. Sos. Relawan SATGANA konflik Aceh tahun 1999-2005 juga yang komandan SATGANA pertama di tubuh PMI Kabupaten Aceh Selatan. Usman, SATGANA konflik dan Tsunami di Meulaboh tahun 2004. Kemudian, RISMAN relawan SATGANA konflik di Aceh Selatan dan Tsunami di Meulaboh. Minarlis SATGANA konflik di Aceh Selatan dan Tsunami di Meulaboh dan Laila Watni, A.Md.Kes, sosok relawan TSR paling aktif di kegiatan transfusi dan donor darah.

Pantauan antaran, prosesi peringatan hari relawan ke 19 Tahun 2023 dibungkus makan bersama tersebut dihadiri Staf Ahli Keistimewaan Pemkab Aceh Selatan, Yuhelmi, SH,MH, Dewan Kehormatan PMI Teuku Mudasir, jajaran pengurus, tokoh masyarakat dan para relawan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.