PNF Disdik Gayo Lues Gelar Ujian Kompetensi Paket C secara Online

Sebanyak 112 peserta mengikuti ujian kompetensi paket C di Kabupaten Gayo Lues. ANTARAN/foto: Ist
Bagikan:

“Peserta ujian kebanyakan masyarakat yang putus sekolah dan sebagian anak pesantren dari dayah tradisional yang tidak memiliki sekolah formal,” terang Juraidah.

Jurnalis : Yudhi

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Bidang PNF (Pendidikan Non Formal) menggelar ujian Kompetensi Paket C secara Online.

“Ujian dilaksanakan di Laboratorium Komputer milik SMA Negeri 1 Blangkejeren dan SMA Negeri Riikit Gaib mulai dari 14 – 15 Mei 2023. Ujian ini diikuti sekitar 112 orang,” kata Kabid PNF Disdik Gayo Lues, Dra. Juraida MM, Minggu (14/05/2023).

Baca Juga:  Diskop UKM Aceh Berikan Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Kopi di Bener Meriah

Dia mengatakan ujian kompetensi paket C ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia dengan soal yang di buat oleh pusat. Ujian dlakukan secara online dengan sistem komputer.

“Peserta ujian kebanyakan masyarakat yang putus sekolah dan sebagian anak pesantren dari dayah tradisional yang tidak memiliki sekolah formal,” terang Juraida.

Pelaksanaan ujian pada hari pertama, kata Juraida, berjalan lancar. Namun, dihari kedua mengalami sedikit kendala. Hal itu disebabkan karena semua daerah melaksanakan ujian secara online serentak menyebabkan akun server lambat dibuka oleh penyelenggara dari pusat. “Meskipun demikian, pada akhirnya prosesi ujian paket C ini semua berjalan lancar,” imbuh dia.

Baca Juga:  Polisi di Bener Meriah Kembali Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika

Juraida berharap semua peserta bisa lulus ujian dengan baik. Kebanyakan peserta sudah berkeluarga dan putus sekolah yang berkeinginan melanjutkan sekolah lewat paket C.

Sementara itu, Burhanuddin Ketua PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Arasuri mengatakan anak-anak yang tergabung dalam PKBM yang mengikuti ujian kompetensi paket C ada sekira 16 orang .

“Alhamdulillah, persiapannya sudah cukup baik dengan beberapa kali pertemuan dan juga les. Kebanyakan peserta anak putus sekolah dan sebagian mereka dari pesantren non formal. Kita Berharap anak -anak dari PKBM Arasuri bisa lulus dalam ujian kompetensi ini,” ucapnya. (*)

Baca Juga:  Wanita Muda Ditangkap Polisi Saat Nyopet di Pasar Anjo-Anjo Aceh Singkil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.