Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Pemusnahan barang bukti narkotika itu dipimpin langsung Kapolda Aceh, Irjen Ahmad Haydar di Polda Aceh, Jumat (23/12/2022). Foto IST
Bagikan:

“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah hasil dari pengungkapan tahun 2022. Namun, jumlahnya hanya sebagian, karena yang lainnya dimusnahkan di Mabes Polri dan di jajaran selaku pihak yang terlibat dalam pengungkapan,” kata Ahmad Haydar, dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (23/12/2022).

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARANNEWS.COM|BANDA ACEH – Polda Aceh musnah barang bukti berupa 36 kilo gram sabu dan 411 kilo gram ganja hasil pengungkapan kasus narkotika jaringan internasional Malaysia – Aceh. Pemusnahan barang bukti narkotika itu dipimpin langsung Kapolda Aceh, Irjen Ahmad Haydar di Polda Aceh, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga:  Kompak, Pj Bupati Aceh Selatan Bareng Forkopimda Pantau Penyotiran dan Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

Ahmad Haydar mengatakan, barang bukti narkotika tersebut merupakan hasil pengungkapan periode 1 Januari – 15 Desember 2022, dengan rincian dari 1.236 kasus, 1.771 tersangka, 895,9 kilo gram sabu, 557 kilo gram ganja, dan 184.139 butir ekstasi.

Dikatakannya, khusus Oktober 2022, Polda Aceh beserta Bareskrim Polri dan Bea Cukai berhasil mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti sabu 179 kilo gram.

“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah hasil dari pengungkapan tahun 2022. Namun, jumlahnya hanya sebagian, karena yang lainnya dimusnahkan di Mabes Polri dan di jajaran selaku pihak yang terlibat dalam pengungkapan,” kata Ahmad Haydar, dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga:  Diduga Persulit Guru PPPK Ambil Kredit, Disdik Simeulue Surati Pihak Bank

Mantan Kapuslabfor Polri itu juga menjelaskan, tahun 2022 ini Polda Aceh telah memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak dua kali, yaitu pada Maret 2022 sebanyak 357.9 kilo gram sabu, 206.638 butir ekstasi, 19.859 butir happy five, dan menangkap 8 orang tersangka.

Kemudian pada Desember 2022 atau yang saat ini digelar, memusnahkan 36 kilo gram sabu, 411 kilo ganja, dan menangkap 10 tersangka.

“Pelaku-pelaku yang sudah ditangkap akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun dan terberat pidana mati,” ucapnya tegas.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Cokok Nelayan Sawang Terlibat Sabu

Disebutkannya, berdasarkan barang bukti narkotika yang telah diamankan dan dimusnahkan, Polda Aceh berhasil menyelamatkan generasi emas Indonesia sebanyak 915.000 jiwa.

Di samping itu, Ahmad Haydar juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat membantu Polri untuk memberantas narkotika sampai ke akar-akarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat jangan takut menginformasikan bila melihat atau menemukan penyalahgunaan narkotika, termasuk bila pelakunya aparat sekalipun.

“Masyarakat silakan laporkan bila mendapati atau mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika walaupun itu dilakukan aparat, tetap akan ditindak tegas,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.