Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 5 Hektar di Belantara Agara

Personil Polres Aceh Tenggara menunjukkan barang bukti ladang ganja yang ditemukan di hutan belantara Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Kute Jambur Lak-lak kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Foto Istimewa
Bagikan:

Kurang lebih 11 jam perjalanan, tim tiba di puncak gunung lapis pertama sekitar pukul 18.30 WIB karena hari sudah mulai gelap team membuat camp (tenda) untuk istirahat.

Jurnalis : Amran

ANTARAN|KUTACANE – Lewat perjalanan panjang dan melelahkan, jajaran Polres Aceh Tenggara (Agara), berhasil menemukan ladang ganja seluas lima hektar di kawasan rimba belantara Kute Jambur Lak-lak, Kecamatan Ketambe, Senin (14/08/2023).

Kapolres Agara, AKBP Raden Doni Sumarsono S.IK kepada antaran, Selasa (15/08/2023) menjelaskan, Kamis 10 Agustus usai mendapat dan mengumpulkan data yang akurat, dilaksanakan apel dalam rangka penyelidikan ladang ganja di daerah belantara Pegunungan Kute Lak-lak, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.

Usai menyampaikan arahan pasukan yang dipimpin KBO Sat Intelkam, Ipda Zakaria di dampingi KBO Sat Resnarkoba, Aiptu Marudur Tampubolon dengan jumlah anggota sebanyak 17 Personil, sekira pukul 04.00 WIB team berangkat ke Simpang Gunung Setan (Gunung Bahagia) Desa (Kute) Aunan, Kecamatan Ketambe, diantar dengan menggunakan Bus Polres Aceh Tenggara.

Tiba di Simpang Gunung Setan, sekira pukul 05.00 WIB, kemudian team dari Polres turun dari bus dan selanjutnya melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki memasuki hutan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) ke arah barat dengan 13 jam berjalan kaki, sekitar pukul 19.00 WIB team istirahat dan membuat ( camp) tenda di puncak gunung.

Baca Juga:  Penutupan UKW PWI Sumut, Ketua PWI Kota Subulussalam Beri Sambutan

Pada hari kedua, Jum’at Tanggal l 11 Agustus 2023 pukul 08.00 WIB, team bergerak dari tempat peristirahatan dan turun menuju ke tempat pemantauan ladang ganja sekitar 5 (lima) jam Perjalanan. Setelah sampai di tempat pemantauan pukul 12.30 WIB dan melihat dengan menggunakan teropong kelihatan ladang ganja di balik dua lapis gunung.

Selanjutnya, terang Kapolres D. Sumarsono, team turun lagi ke arah arah sungai Ketambe untuk menuju ke ladang yang dicurigai, sekitar pukul 16.00 WIB, team tiba di sungai lalu istirahat dan makan siang.

Satu jam kemudian, team bergerak lagi melewati tepian sungai, sekitar pukul 19.00 WIB, karena hari sudah gelap team kembali membuat tenda untuk tempat istirahat.

Pad hari ketiga tepatnya pada Sabtu Tanggal 12 Agustus 2023 pukul 08. 30 WIB, team bergerak lagi menuju gunung lapis pertama melewati tebing gunung dan jalur anak sungai kecil.

Baca Juga:  Dinkes Abdya Berikan Edukasi Kesehatan di 12 Sekolah

Kurang lebih 11 jam perjalanan, tim tiba di puncak gunung lapis pertama sekitar pukul 18.30 WIB karena hari sudah mulai gelap team membuat camp (tenda) untuk istirahat.

Selanjutnya pada hari ke 4 Minggu tanggal 13 Agustus pukul 08.00 WIB, team bergerak lagi naik menuju gunung lapis ke dua dan kemudian melakukan menyisir.

Personil Polres Aceh Tenggara menunjukkan barang bukti ladang ganja yang ditemukan di hutan belantara Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Kute Jambur Lak-lak kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.(Foto Istimewa).

Kurang lebih 11 jam perjalanan kemudian team turun lagi hingga sampai di bawah kaki gunung pukul 19.00 WIB, karena hari mulai gelap team istirahat dan membuat camp (tenda) di kaki gunung.

Kemudian pada hari ke 5, Senin tanggal 14 Agustus sekitar pukul 08.00 WIB, team bergerak menyeberangi sungai dan kemudian naik lagi ke atas gunung yang sasaran dan dicurigai sebagai lokasi ladang ganja.

Sekitar pukul 10.30 WIB, lanjut Kapolres, team sampai di Ladang ganja dengan luas sekitar 5 (lima) hektar, selanjutnya team langsung menyisir TKP ladang ganja dan akhirnya menemukan pondok yang di dalam nya terdapat ganja kering yang akan di pres dan telah di potong kecil-kecil namun telah ditinggalkan oleh pemilik atau tersangka.

Baca Juga:  Tuntut Cabut Izin PT BMU, Ratusan Masa Lakukan Aksi di Kantor Bupati Aceh Selatan

Di lokasi ditemukannya ladang ganja di tengah rimba belantara hutan leuser tesebut, sebagian pohon ganja ditemukan sudah di panen oleh tersangka. Selanjutnya team memusnahkan ladang ganja yang diperkirakan sebanyak 2000 batang dan sebagian lagi dibawa turun sebagai sampel sebanyak 26 batang.

Pukul 14.00 WIB, team selesai memusnahkan ladang ganja , kemudian team bergegas pulang dan kembali melewati jalur yang biasa di lewati pekebun ganja. Setelah melakukan pendakian kurang lebih selama 4 jam, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kemudian team melewati jalur turunan yang curam sekitar 5 jam sehingga team sampai di perkampungan kute Jambur lak lak dusun Lak-lak Dundung.

Sekira pukul 23.30 WIB team tiba di perkampungan dan sudah di tunggu oleh Personil penjemputan yang di pimpin oleh Kabag Ops Polres Aceh Tenggara Kompol Binsar H. Sihotang, SH beserta Beserta PJU, setelah tiba di pemukiman penduduk.

Tim dengan jumlah 17 personil Gabungan Polres Aceh Tenggara, dalam keadaan lengkap dan sehat wal afiat, tim bersama Kabag ops langsung menuju Ke Polres Aceh Tenggara untuk melakukan konsolidasi personil.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.