Polres Aceh Selatan Terbitkan DPO Terkait Kasus pembunuhan di Manggamat

Kasat reskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Deno Wahyudi, SE, MSi
Bagikan:

“Kepolisian telah menetapkan dua tersangka pembunuhan Muhammad Iqbal (22 tahun), satu tersangka sudah ditangkap dan diamankan, sementara satu orang lagi dalam pencarian dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” Kata Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Deno Wahyudi, SE, M.Si.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Aceh Selatan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait tindak pidana pembunuhan yang terjadi di kawasan semak-semak Gampong (desa) Siurai-urai, Kecamatan Kluet Tengah pada Sabtu (15/04/2023) lalu.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Deno Wahyudi, SE, M.Si meneybutkan, hasil penyelidikan terhadap kasus pembunuhan korban Muhammad Iqbal bin Khalaha (22 tahun), penduduk Lorong Mustaqim, Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara sudah ditetapkan dua tersangka.

Baca Juga:  Melanggar Aturan, 270 APK Peserta Pemilu di Simeulue Ditertibkan

“Kepolisian telah menetapkan dua tersangka pembunuhan Muhammad Iqbal (22 tahun), satu tersangka sudah diamankan, sementara satu orang lagi masih dalam pencarian dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” Kata Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan Iptu Deno Wahyudi, SE, M.Si kepada antaran, Kamis (11/4/2023).

Disebutkan Deno Wahyudi, satu orang pelaku pembunuhan berinisial RFM (22), tercatat penduduk gampong Baro, Kecamatan Pasie Raja sudah ditangkap dan diamankan tim pemburu pada Minggu (16/5/2023), tepatnya satu kali 24 jam.

“Sejak peristiwa pembunuhan jajaran kepolisian terus memburu satu tersangka lagi atas nama M. Nasir alias Agam bin Mahidon (24 tahun), alamat gampong Simpang Dua, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan menghilang dan diduga melarikan diri. Mengindentifikasi keberadaan pelaku, Polres Aceh Selatan menetapkan tersangka sebagai DPO,” ujar Deno Wahyudi.

Baca Juga:  Pj Bupati Dr Nurdin : Pesantren Harus Dikembangkan Berbasis Ekonomi
Daftar Pencarian Orang (DPO) Kasus tindak Pidana pembunuhan yang dilansir jajaran Polres Aceh Selatan. Foto: ANTARAN/Dokumen Polres.

Ciri-ciri tersangka, kata Kasat Reskrim, warna kulit Sawo matang, rambut ikal, hidung mancung dan memiliki tinggi badan 166 centimeter. Bagi siapa saja dan dimana saja yang mengetahui keberadaan tersangka DPO, kami harap segera melapor ke kantor Polisi terdekat di seluruh Indonesia.

“Apabila mengetahui tentang informasi terkait DPO kami himbau menghubungi Satreskrim Polres Aceh Selatan melalui nomor kontak 0821 6108 2001 Kanit Pidum Satreskrim) dan 0853 1757 9778 (Kanit Opsnal Satreskrim). Atas informasi yang diberikan, pihak kepolisian senantiasa melindungi dan menjamin kerahasiaannya,” pungkas Deno wahyudi.

Baca Juga:  Dr Nurdin : Jagung Salah Satu Potensi Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Sebagaimana diketahui, sosok mayat lelaki ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan semak-semak Gampong (desa) Siurai-urai, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu, (15/4/2023).

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru, SIK yang dikonfirmasi lanjutan melalui Kapolsek Kluet Tengah, IPDA Marwazi Lubis menyebutkan, setelah dilakukan penyelidikan, indentifikasi dan keterangan saksi-saksi, ternyata mayat yang ditemukan itu adalah warga Kota Fajar, Kluet Utara, Aceh Selatan.

“Korban diketahui bernama Muhammad Iqbal bin Khalaha (22 tahun), penduduk Lorong Mustaqim, Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara. Dalam hitungan satu kali 24 jam, polisi berhasil membongkar insiden pembunuhan seraya mencokok satu tersangka,” ujar Marwazi Lubis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.