Polres Bener Meriah Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak

Terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Foto Ist
Bagikan:

“Disaat yang sama, pelaku LG sedang memperbaiki jalan rusak. Melihat korban, pelaku kemudian memangil korban kearah semak semak di samping jalan tersebut sekaligus merayu korban untuk melakukan hal yang tidak senonoh,” terang AKBP Indra Novianto.

Jurnalis : Syah Antoni

ANTARANNEWS.COM|REDELONG – Kepolisian Resor (Polres) Bener Meriah berhasil menangkap seorang warga Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto S.I.K, membenarkan bahwa anggotanya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial LG (43), warga Kecamatan Mesidah yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga:  Nyambi Tanam Ganja di Pekarangan Rumah, Nelayan di Abdya Ditangkap Polisi

“Terduga pelaku, LG, sudah kita amankan pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2022 lalu, setelah mendapat laporan dari orang tua korban,” ucap Indra Novianto kepada awak media, Rabu (03/08/2022).

Indra Novianto menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali terjadi pada Senin (07/03/2022) lalu sekira Pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban sedang bermain di seputaran jalan yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahnya.

“Disaat yang sama, pelaku LG sedang memperbaiki jalan rusak. Melihat korban, pelaku kemudian memangil korban kearah semak semak di samping jalan tersebut sekaligus merayu korban untuk melakukan hal yang tidak senonoh,” terang Indra Novianto.

Baca Juga:  Pj Bupati Simeulue Hadiri Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati dan Penetapan Tim Pansus

Indra menambahkan, perlakuan bejat LG tidak hanya sampai disitu, setelah kejadian sebelumnya, LG mengulangi lagi perbuatan tercela tersebut, ia kembali melakukan perbuatan tak terpuji itu di kedai miliknya sewaktu korban membeli jajanan.

LG bahkan mengancam akan memukul dan menyakiti korban apabila memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tidak lama kemudian, kejadian tersebut di ketahui oleh orang tua korban. Mengetahui anaknya telah dilecehkan oleh LG, orang tua korban langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib pada Senin (01/08/ 2022).

Baca Juga:  Besok, Tujuh TPS di Simeulue Akan Menggelar PSU

“Saat ini kasus tersebut masih di tangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah. Pelaku juga sudah kita amankan di Rutan Polres Bener Meriah. Jika terbukti bersalah, pelaku akan di Pidana dengan ancaman kurungan paling lama 90 bulan dan denda paling banyak 900 gram emas murni,” tutup Indra.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.