Program Presiden RI, Aceh Provinsi Pertama Gunakan Kartu Tani Digital

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP dan Kadistan, H Nyaklah, SP. MM (tengah) bersama Asisten II serta sejumlah Kepala SKPK memperlihatkan piagam penghargaan dari Kementan RI. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Peluncuran Kartu Tani Digital sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk mendorong pemerataan ekonomi yang berkeadilan di seluruh Indonesia. Aceh merupakan provinsi pertama,” kata Kadistan Aceh Selatan.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Bank Syariah Indinesia (BSI) bekerjasama PT Pupuk Indonesia Holding Company [PIHC] meluncurkan Kartu Tani Digital
agar penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP melalui Kadis Pertanian, H Nyaklah, SP, MM menyebutkan, Aceh menjadi provinsi pertama yang dapat menggunakan Kartu Tani Digital, termasuk kabupaten Aceh Selatan.

“Peluncuran Kartu Tani Digital sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk mendorong pemerataan ekonomi yang berkeadilan di seluruh Indonesia. Aceh merupakan provinsi pertama, termasuk Aceh Selatan,” kata H Nyaklah, SP. MM kepada antaran, Senin (4/12/2023).

Baca Juga:  Saat Pesejuk Alat Pertanian, Ini Pesan Camat Teluk Dalam Kepada Petani 

Kartu ini, sebut Nyaklah, bertujuan memudahkan petani dalam penebusan pupuk bersubsidi. Petani tidak lagi memerlukan fisik kartu, dan tetap menjaga akuntabilitas transaksi yang menggunakan aplikasi dengan e-wallet kuota pupuk alokasi.

“Penyalurannya pupuk bersubsidi langsung bisa dicek. Kita memastikan petani di Aceh mendapatkan pendapatan dan hasil panen yang lebih baik. Petani makmur, rakyat sejahtera,” ujarnya.

Menurut Kadistan Aceh Selatan, Kartu Tani Digital memiliki beberapa fungsi, seperti kartu identitas untuk petani, database produktivitas petani, monitoring pendistribusian pupuk, dan alat transaksi penebusan pupuk.

Baca Juga:  Kepala Dinas Pendidikan Sebut PAUD ke SD Adalah Jenjang Pendidikan Sangat Penting

“Ke depan, semua terdata dan tidak ada lagi petani yang kesulitan dan mengeluh mendapatkan pupuk bersubsidi, kelangkaan pupuk, atau harga pupuk mahal. Program Presiden Jokowi sangat menyentuh kebutuhan rakyat kecil,” imbuh Nyaklah.

Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu daerah di Provinsi Aceh yang memiliki potensi di bidang pertanian. Karenanya, ketersediaan pupuk sangat berpengaruh bagi petani untuk menunjang keberhasilan produksi dan produktivitas hasil pertanian.

Alhamdulillah, saat ini Kabupaten Aceh Selatan telah berhasil mengaktivasi kartu tani digital sebanyak 63, 10% petani dengan total 21.073 petani. Pencapaian aktivasi KTD tertinggi diatas 20.000 kelompok tani.

“Atas persentase ini Kabupaten Aceh Selatan diberikan apresiasi oleh Kementrian Pertanian RI dan BSI oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP kepada Dinas Pertanian,” Papar Nyaklah.

Baca Juga:  KIP Asel Gelar Rapat Pleno Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten, Ini Harapan Pj Sekda

Penghargaan dimaksud, sudah diserahkan kepada pemerintah Aceh Selatan dan diterima langsung oleh bapak Pj Bupati. Semoga, apresiasi ini menjadi jembatan untuk peningkatan perekonomian petani.

Pencapaian ini, tutur Kadistan Aceh Selatan, diperoleh berkat kerja keras, pembinaan dan dukungan dari bapak Pj Bupati Aceh Selatan, Dinas Pertanian, PT Pupuk Indonesia dan BSI.

Kita harapkan, melalui kartu tani digital ini penebusan pupuk bersubsidi ini dapat lebih tersistematis dan tepat sasaran sehingga produksi dan produktivitas hasil pertanian dapat lebih meningkat, pungkas H Nyaklah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.