PT Kotafajar Semen Indonesia Gelar Konsultasi Publik Studi Amdal 

PT Kotafajar Semen Indonesia menggelar konsultasi publik studi analisa dampak lingkungan (AMDAL) di Hotel Dian Rana Tapaktuan, Kamis (14/04/2022). ZULFAN |ANTARAN
Bagikan:

Konsultasi publik tersebut digelar sehubungan dengan persiapan kegiatan penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) rencana pembangunan dan Pengoperasian pabrik semen dengan kapasitas produksi 6.000.000 ton/tahun dan fasilitas pendukungnya pada areal lahan seluas 1.234 Hektare.

ANTARANNEWS.COM, TAPAKTUAN – PT Kotafajar Semen Indonesia menggelar konsultasi publik studi analisa dampak lingkungan (AMDAL). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Hotel Dian Rana Tapaktuan, Kamis (14/04/2022), bertujuan untuk menampung saran dan masukan dari masyarakat, sebagai bahan penyusunan dokumen Amdal.

Baca Juga:  Wanita Tanpa Identitas Terlantar Di RSUD-YA Tapaktuan, Hasil Sidik Jari Ternyata Abdya Alamatnya

Direktur PT Kotafajar Semen Indonesia, Ishak Arianto Tanaka dalam undangan yang diterima wartawan menjelaskan, konsultasi publik tersebut digelar sehubungan dengan persiapan kegiatan penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) rencana pembangunan dan Pengoperasian pabrik semen dengan kapasitas produksi 6.000.000 ton/tahun dan fasilitas pendukungnya pada areal lahan seluas 1.234 Hektare.

PT Kotafajar Semen Indonesia ini sendiri berlokasi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pasie Raja (Desa Pulo Le II dan Desa Ujong Padang Asahan) dan Kecamatan Kluet Utara (Desa Gunung Pulo dan Desa Pasie Kuala Asahan), Kabupaten Aceh Selatan. “Kegiatan konsultasi publik kepada masyarakat sekitar yang berpotensi terkena dampak kegiatan pembangunan pabrik semen dan fasilitas pendukungnya,” jelasnya dalam undangan tersebut.

Baca Juga:  Sambut HUT Aceh Selatan, Pemkab Gotong Royong Massal dan Tanam Pohon

Acara konsultasi publik yang dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Selatan, Teuku Masrizal S.Hut M.Si, mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh ini juga turut dihadiri seluruh stakeholder terkait, LSM Pemerhati lingkungan, wartawan dan perwakilan masyarakat yang berpotensi terkena dampak.

Pantauan antarannews.com, selama berlangsungnya kegiatan konsultasi publik ini para peserta terlihat sangat aktif menyampaikan pertanyaan, saran dan masukan terkait dengan rencana pembangunan dan Pengoperasian pabrik semen dengan kapasitas produksi 6.000.000 ton/tahun dan fasilitas pendukungnya pada areal lahan seluas 1.234 Hektare di dua Kecamatan dimaksud.(*)

Baca Juga:  Polres Abdya Berikan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.