Puluhan Sanggar Ikuti Festival Seni Budaya, Masyarakat Gayo Lues Diajak Menjaga dan Melestarikan

Festival Seni Budaya yang dibuka pada Selasa (04/06/2024) ini memperlombakan Tari Saman, Tari Bines, Melengkan dan Pongot. ANTARAN / Bayu Y
Bagikan:

“Melalui kegiatan festival seni budaya Gayo Lues ini, saya berharap akan tumbuh dan berkembang animo generasi muda dalam menggali, mengenali dan memahami nilai-nilai budaya tradisi Gayo Lues yang sarat dengan kearifan dan tata nilai yang khas,” harap Jata.

Jurnalis : Bayu Y

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Puluhan sangar Seni dari berbagai desa di Gayo Lues mengikuti Festival Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Gayo Lues. Festival Seni Budaya yang dibuka pada Selasa (04/06/2024) ini memperlombakan Tari Saman, Tari Bines, Melengkan dan Pongot.

Saat acara pembukaan turut hadir Forkopimda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), para Camat, Ormas serta seluruh peserta Festival Seni dan budaya.

Baca Juga:  KIP Aceh Selatan Sudah Membayar Biaya Transportasi 4.879 KPPS

Pj Bupati yang diwakili Sekda Gayo Lues, H  Jata SE MM dalam pembukaan Festival mengajak masyarakat untuk terus bersemangat di dalam menjaga dan melestarikan seni budaya.

“Sehingga seni budaya kita tetap eksis di tempat lahirnya. Jangan sampai punah dan justru tumbuh subur di tempat lain, maka saya mengajak seluruh jajaran Pemerintah di Kabupaten Gayo Lues sampai ditingkat kecamatan untuk berupaya membangkitkan semangat masyarakat untuk mempertahankan kasanah seni budaya kita,” pesannya.

Dengan alasan itu pula, ia mengapresiasi acara festival seni dan budaya Gayo Lues yang tujuannya tiada lain untuk menjaga eksistensi seni budaya sebagai identitas dan jati diri kita.

Baca Juga:  SaKA Nilai Sekda Abdya Layak Maju Calon Bupati

Disamping itu, kegiatan ini diharapkan mampu untuk mempromosikan potensi daerah, menggairahkan perekonomian, menghibur masyarakat yang pada akhirnya dapat memberikan kesejahteraan untuk kita semua.

“Melalui kegiatan festival seni budaya Gayo Lues ini, saya berharap akan tumbuh dan berkembang animo generasi muda dalam menggali, mengenali dan memahami nilai-nilai budaya tradisi Gayo Lues yang sarat dengan kearifan dan tata nilai yang khas,” harap Jata.

Jata berharap ada evaluasi dari internal Dinas Pariwisata serta lembaga terkait (Majelis Adat dan Dewan kesenian) juga dari pihak masyarakat, sehingga ke depan even ini bisa berkembang menjadi even berkelas nasional bahkan internasional.

Baca Juga:  Manajemen BPKS Audensi dengan Pj Gubernur dan Pj Bupati Aceh Besar

Kadis Pariwisata dan Budaya Gayo Lues, Irsan Firdaus menjelaskan, pelaksanaan Festival ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan minat bakat generasi mudah Gayo Lues dalam mencintai dan melestarikan budayanya sendiri.

“Festival sebagai ajang dalam mengukur kemampuan diri bagi generasi milenial dalam berseni dan berbudaya. Festival ini di ikuti sekira 50 sanggar lebih dari seluruh daerah di Gayo Lues dan akan berlangsung selama 4 hari,” terangnya.

Ia berharap melalui Festival seni ini dapat memotivasi para generasi mudah untuk berinovasi dalam mengembangkan seni dan budaya Tradisional Gayo Lues ke tingkat Internasional, sehingga seni budaya di Gayo Lues bisa bertahan serta dapat terus beregenerasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.