Rapat Pemetaan Keuangan Pemko Subulussalam Belum Berkesimpulan

Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari, S.Ag, M.Si. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Sekarang lagi rapat-rapat pemetaan terkait kondisi keuangan, tapi belum ada kesimpulan, nanti kalau sudah akan dilaporkan kepada kami,” pesan WhasApp Azhari.

Jurnalis: Khairul

ANTARAN | SUBULUSSALAM – Sejumlah rapat, secara kontinu dilakukan menyangkut pemetaan kondisi keuangan daerah yang dilakukan tim terkait, hingga saat ini belum ada kesimpulan.

Demikian Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam Azhari, S.Ag, M.Si, dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp-nya, Rabu (12/06/2024) terkait Pemanggilan Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) Subulussalam oleh Pj. Wali Kota pekan lalu.

Baca Juga:  Pj Walikota Subulussalam Akan Segera Memanggil TAPK

Seperti diberitakan Antarannews.com sebelumnya, pada Senin (03/06/2024), Pj Wali Kota Subulussalam Akan Segera Memanggil TAPK, memastikan soal isu ratusan miliar rupiah utang Pemko Subulussalam ke pihak ketiga serta honorarium aparatur tahun 2023 yang belum dibayar.

“Sekarang lagi rapat-rapat pemetaan terkait kondisi keuangan, tapi belum ada kesimpulan, nanti kalau sudah akan dilaporkan kepada kami,” pesan WhasApp Azhari.

Menyangkut pembayaran gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah ini juga disebut masuk dalam kajian serupa, meskipun pihaknya akan menjadikannya sebagai prioritas. “Termasuk masalah gaji 13, sedang dalam kajian, tetapi tetap akan diprioritaskan,” pesan Azhari.

Baca Juga:  43 Santri DMT Jontor Subulussalam Ikut Khataman

Diketahui, pasca Azhari menjadi Pj. Wali Kota Subulussalam tiga pekan lalu, sejumlah hak tenaga honorer di daerah ini belum dibayar oleh Pemko atau era kepemimpinan Bintang-Salmaza (Bisa), termasuk beberapa bulan honor tahun 2023. Honor itu, seperti tenaga kesehatan, kebersihan hingga aparatur kampong dan lainnya.

Pasca penetapan Azhari menjadi Pj. Wali Kota, nyaris semua pihak di daerah ini berharap akan Ada langkah dan kebijakan Pj untuk membayar hak-hak para tenaga honorer yang masih menjadi utang Pemko.

Baca Juga:  Penyaluran DD Tahun 2021 Tercepat Se Indonesia, Pemkab Aceh Selatan Terima Piagam Penghargaan

“Kalau sisa honor perangkat kampong tiga bulan tahun 2023 saja gak bisa dibayar sebelum Idul Adha ini semasa Pj. Wali Kota, cemana pula yang 2024,” sesal sumber aparatur kampong, berharap Pj. Wali Kota, Azhari bisa memahami kondisi ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.