Resmi Akhiri Jabatan Sebagai Rektor, Prof Jasman : UTU Rumah Kita

Suasana hari terakhir Prof Jasman J Ma"ruf menjabat sebagai Rektor UTU. Semua aktivis akademi penuh harus melepas Profil Jasman, Rabu (29/06/2022). ANTARAN/SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

Jurnalia: Suprijal Yusuf

ANTARANNWEWS|MEULABOH – Kepemimpinan Prof Dr.Jasman J Ma’ruf SE MBA di Universitas Teuku Umar (UTU) resmi berakhir pada hari Selasa (28/6/2022). Genap delapan tahun ia menjabat sebagai Rektor, sejak dilantik pertama sekali pada 26 Mei 2014 lalu oleh Mendikbud RI Prof M Nuh.

Demikian keterangan pers rilis diterima antarannews.com, Rabu (29/06/2022). Dalam pers rilis Humas UTU, Aduwina Pakeh tersebut, menggambarkan suasana haru mulai dirasakan sejak kemarin, silih berganti civitas akademika UTU.

Baik dosen maupun tenaga kependidikan bertandang ke ruang kerja Rektor, untuk menyampaikan pesan perpisahan atau sekedar bersalaman untuk terakhir kalinya sebagai rektor.

Meski di hari terakhir menjabat, Prof Jasman masih terlihat sibuk seperti hari biasa, membaca laporan, menandatangani berkas, membahas program kerja bersama dosen yang berkonsultasi dan juga memimpin langsung tim PPID & Humas UTU yang sedang mengerjakan laporan / Momori Akhir Jabatan Rektor yang berhasil dituntaskan tepat pukul 12.00 hari ini.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Prof Jasman didampingi Istri tercinta, Ny Ardawalis Jasman keluar dari ruang kerjanya, sementara dilantai satu, seluruh pegawai di Biro Rektorat telah berkumpul, dipimpin Kabiro AKPK, Drs HT Muslim Raden MSi dan Kabiro Umum dan Keuangan, Zulfirman MSi menyambut dan melepaskan kepergian Prof Jasman.

Baca Juga:  Kesurupan, Seorang Pria Bacok Istri di Gegarang

Rasa haru jelas tergambarkan dari para pegawai yang telah bersama-sama selama delapan tahun di UTU, sebahagiannya tak kuasa menahan air mata.

Tidak hanya di Biro Rektorat, diluar dugaan Rektor, ternyata di sepanjang jalan menuju pintu gerbang UTU, telah berjejer para dosen dan endik dari semua fakultas. Melihat itu, Prof Jasman memilih untuk berjalan kaki dari gedung rektorat ke pintu gerbang UTU. Beliau bersama Istri menyalami para Civitas akademika UTU tersebut.

Pemandangan yang luar biasa ini menunjukkan keakraban dan kekeluargaan yang selama ini sudah terbentuk di UTU, sebagaimana yang sering sekali Prof Jasman sampaikan disetiap momen, bahwa UTU harus kompak, bersatupadu untuk mencapai kejayaan, jangan mudah diadu domba atau dipecah belah oleh pihak manapun.

Prof Jasman diringi ratusan dosen dan tendik serta pegawai lainnya menyusuri jalan menuju pintu gerbang dengan suasana bathin yang luar biasa. Seakan tidak mau berpisah, namun ketentuan Undang-undang mengharuskan perpisahan itu terjadi.

Baca Juga:  Lestarikan Bahasa Daerah, Kecamatan Kluet Timur Terapkan Bahasa Daerah di Pengumuman

Dari kejauhan terdengar suara lantunan shalawat menyambut Prof Jasman dan rombongan, ternyata shalawat dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III UTU, Dr. Mursyidin, MA di Pintu Gerbang UTU yang megah tersebut.

Mursyidin, mewakili civitas akademika UTU dalam sabutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas dedikasi Prof Jasman dan Ibu selama memimpin UTU. Beliau juga turut menyampaikan apresiasi yang mendalam atas semua pencapaian luar biasa UTU selama berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri.

“Hari ini bukanlah hari yang terakhir kita bersama Prof. Jasman, meskipun beliau telah resmi berakhir jabatan sebagai Rektor UTU, namun kehadiran, pemikiran dan sumbangsih beliau untuk UTU dimasa yang akan datang masih sangat kita harapkan,” kata Mursyidin.

Dengan suara terbata-bata, Mursyidin menyampaikan salam perpisahan seraya juga permintaan maaf atas segala kejanggalan dan kekhilafan para pegawai UTU selama bekerja bersama Prof Jasman.

Baca Juga:  Di Abdya, Pipit dan Walangsangit Mulai Serang Tanaman Padi

Begitupun, Prof Jasman dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika UTU yang selama 8 tahun ini telah mendukungnya dalam usaha membangun Universitas Teuku Umar.

“UTU ini rumah kita, maka saya, baik diminta maupun tidak, Insya Allah akan hadir kembali ke UTU, terutama pada tanggal 12 Juli mendatang pada acara lepas sambut Rektor,” kata Prof Jasman.

Sebagai “Rumah Kita”, Prof Jasman memberikan pesan kepada civitas akademika UTU untuk menjaga nama baik UTU, tidak membiarkan seorangpun mencoba merusak nama UTU.

Apalagi, UTU telah menyematkan nama Pahlawan Nasional yang namanya begitu termasyhur, bukan hanya di Indonesia namun juga di kancah Internasional yaitu Teuku Umar Johan Pahlawan.

“Saya yakin dan percaya, dengan Sumber Daya Manusia UTU hari ini, dengan dosen-dosen muda yang energik, UTU akan terus tumbuh dan berkembang, menjadi sumber inspirasi dan referensi di masa yang akan datang. Spirit juang Teuku Umar terpatri dalam jiwa para civitas akademika UTU,” pungkas Prof Jasman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.