Reteb Sehat Puskiyai Aceh di Abdya Mampu Tangkal Virus Luar Dalam

Seratusan jamaah baik dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) maupun Aceh Selatan, Minggu (3/9/2023) pagi sekira pukul 08.00 WIB. ANTARAN / Rizal
Bagikan:

“Dalam masa pandemi kemaren, kita rutin melaksanakan kegiatan Rateb Sehat ini guna meningkatkan imunitas tubuh. Apalagi jamaah kita banyak dari kalangan lansia,” kata Abu Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Tgk H Farmadi ZA MSc disela kegiatan tersebut.

Jurnalis : Rizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Seratusan jamaah baik dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) maupun Aceh Selatan, Minggu (3/9/2023) pagi sekira pukul 08.00 WIB, beramai-ramai mendatangi Dayah Manyang Puskiyai Aceh di Dusun Alue Trienggadeng, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya atau tepatnya dipinggir Sungai Krueng Baru.

Kedatangan para jamaah itu, dalam rangka mengikuti Program Rateb Sehat atau Senam kebugaran secara Islami yang digagas Dayah (Pondok Pesantren) setempat.

Diatas bukit nan datar yang dipenuhi bebatuan kerikil bewarna putih dan gelap, warga duduk berjejer dengan jarak masing-masing setengah meter (social distancing) menghadap matahari terbit tepatnya arah Gunung Lauser salah satu gunung tertinggi di Pulau Sumatera.

Baca Juga:  Fitriany Farhas Kupas Potensi Nagan Raya Hingga Kritikan Wartawan Yang Membuat Telinga Panas

Sesekali para jamaah baik laki-laki maupun perempuan itu berputar ke arah barat, selatan, utara dan ke timur sambil melantunkan zikir dan bersalawat. Jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda, Dayah Manyang juga telah rutin menggelar kegiatan ini setiap hari Rabu, Kamis dan Minggu (Ahad).

“Dalam masa pandemi kemaren, kita rutin melaksanakan kegiatan Rateb Sehat ini guna meningkatkan imunitas tubuh. Apalagi jamaah kita banyak dari kalangan lansia,” kata Abu Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Tgk H Farmadi ZA MSc disela kegiatan tersebut.

Ketika pukul 08.00 WIB pagi. Para jamaah duduk lesehan di atas kerikil, yang didominasi berwarna gelap dan putih. Kerikil ini memenuhi hamparan bukit, yang menjadi pekarangan kompleks Pondok Pesantren Dayah Masyang Puskiyai Aceh. Di halaman ini pula terdapat miniatur atau replika ka’bah, sebagai tempat untuk manasik Haji dan Umrah.

Baca Juga:  Beri Pemahaman dan Edukasi Kepada Peternakan, Satpol-PP dan WH Sosialisasi Qanun Nomor 11 Tahun 2021

Tumpukan kerikil berwarna putih melingkar dengan diameter sekitar 80 centimenter sebagai tempat duduk setiap jamaah untuk bersila dan menjulurkan kaki sembari menggerakkan badan dan tangan serta menghirup udara segar dari arah matahari terbit.

Gemericik air Sungai Krueng Baru yang mengalir dari kaki gunung Lauser membuat jamaah semakin terhanyut dan kusyuk dalam zikir sambil mengingat kebesaran Allah yang menciptakan alam semesta. Kicauan burung, kehangatan matahari pagi turut menambah syahdu kegiatan yang dinamakan “Rateb Sehat” ini. Bahkan Rateb Sehat, juga menjadi salah satu senjata rahasia, aman dari virus berbahaya bagi tubuh.

Sebagai inisiator program rateb sehat, Abu Farmadi mengatakan, bahwa kegiatan berjemur di bawah matahari merupakan ikhtiar untuk menjaga kesehatan. Damana, secara medis sinar ultraviolet mampu memproduksi vitamin D yang berperan penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga:  Putra Aceh, Resmi Pimpin Pengurus Pusat PRIMA DMI Periode 2023-2027 

Akan tetapi, dalam pelaksanaanya sedikit berbeda. Tidak cuma berjemur, tapi juga diiringi dengan membaca ayat-ayat Al-Quran tentang kesehatan, doa, shalawat Thibbil Qulub dan zikir.

Adami Usman selaku Ketua Jamaah Rateeb Sehat mengaku kalau kegiatan tersebut merupakan hal yang luar biasa. “Ada dua manfaat yang bisa kita peroleh dari Rateb Sehat ini. Pertama, sehat dan yang kedua mendekatkan diri kepada Allah SWT. Justru ini merupakan hal yang berbeda dari senam-senam lazim dilakukan pada umumnya,” ungkap Adami.

Lebih lanjut, Adami mengajak semua elemen masyarakat untuk senantiasa hadir pada setiap hari Ahad (Minggu) untuk mengikuti program Rateb Sehat yang diprakarsai langsung oleh Abu Dayah Panyang Puskiyai Aceh. “Mari kita galakkan kegiatan ini, demi kesehatan kita sambil mengingat kebesaran Allah SWT,” tandasnya singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.