Rumah Sakit Lapangan Beroperasi, Warga Terdampak Banjir Bandang Ladang Rimba Antusias Berobat

Tenaga medis di RS Lapangan/bencana Ladang Rimba melayani salah seorang pasien sambil berkonsultasi. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Begitu Rumah Sakit Lapangan Bencana difungsikan, wargapun berdatangan berobat. Pasien dengan kondisi keluhan berat ditangani rawat inap,” kata dr Syah Mahdi, Sp.PD.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Kehadiran Rumah Sakit Lapangan Bencana (RS-LB) di lokasi banjir bandang Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak. Sejak beroperasi, warga antusias berobat, bahkan menjalani rawat inap.

Koordinator RS-LB yang juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah-dr.H Yuliidin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, dr H. Syah Mahdi, Sp.PD, menyebutkan, kehadiran RS-LB di Ladang Rimba mendapat sambutan luar biasa dari seluruh masyarakat. Buktinya, warga antusias datang berobat.

Baca Juga:  Enam TK di Abdya Resmi Berganti Status Dari Swasta Menjadi Negeri

“Begitu Rumah Sakit Lapangan Bencana difungsikan, wargapun berdatangan berobat. Pasien dengan kondisi keluhan berat ditangani rawat inap. Ada pasien keluhan ispa, luka dan sesak napas,” kata dr Syah Mahdi, Sp.PD kepada antaran saat dikonfirmasi, Jum’at (1/12/2023) malam.

Dalam melaksanakan tugas mulia ini, tutur Syah Mahdi melalui telepon genggam, pihaknya menugaskan tenaga-tenaga medis terampil, berpengalaman dan teruji kemampuannya dalam suasana apapun.

Tenaga medis yang melaksanakan pengabdian di lokasi banjir bandang merupakan medis dari Puskesmas dan RSUD-YA Tapaktuan. Selain para medis, juga dikunjungi dokter spesialis obgin (kandungan) dan dokter spesialis penyakit dalam.

“InsyaAllah, besok akan ada kunjungan dokter spesialis kulit untuk melayani pasien yang terjangkit penyakit gatal-gatal. Dokter spesialis kulit direncanakan ditugas ke lokasi pengungsian untuk mengobati warga terdampak banjir genangan,” papar Syah Mahdi.

Baca Juga:  Tangani Inflasi, Pj Bupati Aceh Selatan Bersama Forkopimda Sidak Harga Sembako

Menurut Syah Mahdi, selama dua hari beroperasi, tenaga medis sudah melakukan tindakan rawat inap terhadap dua pasien. Diantaranya, kasus hipertensi dan ibu hamil dengan kondisi muntah muntah.

Bukan hanya itu, pihaknya juga sudah melayani tiga pasien gawat darurat dampak banjir bandang. Penyakit yang diderita, antaranya, kasus Abses di jari tangan akibat terkena kayu ketika banjir bandang menerjang. Kemudian Ispa anak usia dini dan penyakit jantung yang di derita salah seorang Lansia.

Baca Juga:  Kekeringan Melanda, Petani di Bener Meriah Tunda MenanamĀ 

Sedangkan kunjungan pasien poliklinik mencapai 15 sampai 20 orang perhari dengan berbagai macam keluhan ringan. Diprediksikan, jumlah kunjungan pasien terus terjadi peningkatan di RS Lapangan/Bencana.

Sesuai arahan dan instruksi Pj Bupati, terangnya, RS Lapangan Bencana harus berdaya guna bagi pelayanan kesehatan masyarakat terdampak banjir dengan difasilitasi dokter umum dan dokter spesialis. Tugas mulia ini siap dilaksanakan dengan baik untuk masyarakat.

“Ternyata kehadiran RS Lapangan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga warga Ladang Rimba dan Trumon Raya selalu dalam kondisi sehat dan terbantu dengan hadirnya RS bencana,” pungkas Syah Mahdi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.