Satlantas Polres Abdya Berikan Edukasi Tertib Lalulintas Kepada Keuchik

EDUKASI : Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (8/12/2023) memberikan edukasi terhadap para keuchik (kepala desa) dan aparatur desa dalam Kecamatan Susoh kabupaten setempat. ANTARAN / Agus
Bagikan:

“Tidak hanya memberikan edukasi, kami juga menyerahkan helm kepada perwakilan keuchik sebagai pelopor keselamatan berlalulintas,” ujarnya. 

Jurnalis : Agus

ANTARAN|BLANGPIDIE – Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (8/12/2023) memberikan edukasi terhadap para keuchik (kepala desa) dan aparatur desa dalam Kecamatan Susoh kabupaten setempat.

Edukasi dengan tujuan untuk manambah wawasan dan pemahaman mengenai tertib lalulintas itu berlangsung di gedung Pertemuan Susoh yang dihadiri Camat Susoh, T Nasrul, Sekcam Hamdani dan unsur terkait lainnya.

Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Tri Andi Dharma S.Sos MSi mengatakan, edukasi mengenai tertib lalulintas kepada para keuchik dan aparatur desa ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalulintas.

Baca Juga:  Ketua DPP PNA: Qanun LKS Tak Perlu Direvisi

Selain itu menjadikan para keuchik dan aparatur desa sebagai pelopor keselamatan berlalulintas. “Tidak hanya memberikan edukasi, kami juga menyerahkan helm kepada perwakilan keuchik sebagai pelopor keselamatan berlalulintas,” ujarnya didampingi Kaurmintu Bripka Dicky Arliandi dan Kanit Kamsel Birpka Vernanda Satria SH.

Ditambahkan, banyak hal mengenai tertib berlalulintas yang disampaikan kepada para keuchik dan aparatur desa yang kemudian nantinya dapat disampaikan kepada masyarakat masing-masing agar tingkat kesadaran masyarakat dalam tertib lalulintas semakin tinggi.

Mulai dari kelengkapan surat-surat serta atribut kelengkapan lainnya saat berkendara, menggunakan telepon genggam saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, melawan arus termasuk melanggar rambu-rambu lalulintas serta berkendara melebihi batas kecepatan tinggi termasuk berkendara dalam kondisi mabuk.

Baca Juga:  Persoalan Uang Rutin, Wakil Wali Kota Datangi Kantor DPKKD

Sejumlah pelanggaran inilah yang terus diupayakan penanganannya, baik berupa sosialisasi ataupun menindak langsung pengendara. Kecenderungannya, pengendara baru akan tertib apabila ada petugas, jika tidak ada maka masih banyak pengguna jalan yang melanggar aturan.

Pola pikir seperti ini yang sedikit demi sedikit terus dirubah, menjadi pengendara yang sadar akan ketertiban, serta menjadi pelopor keselamatan berlalulintas.

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan tertib berlalu lintas masih sangat rendah. Sehingga perlu upaya optimal dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat pengguna jalan, agar tingkat pelanggaran semakin berkurang.

Baca Juga:  Plt Sekda Aceh Jaya Pimpin Upacara HUT Korpri ke-51

Yang perlu menjadi perhatian serius yaitu tentang pelanggaran lalulintas yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan berkendara terutama yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materil.

Maka dari itu, peran aktif semua pihak termasuk para keuchik dan aparatur desa sangat menentukan dan dapat meminimalisir angka kecelakaan lalulintas.

“Wawasan yang didapat hendaknya dapat disampaikan kepada masyarakat, agar mereka paham betapa pentingnya tertib dalam berlalulintas dan dapat meminimalisir angka kecelakaan lalulintas,” imbuhnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.