Sawit Tergelincir Lagi, Ini Harga Senin 27 Juni 2022

Seorang petani sawit di Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya, Minggu (26/06/2022) kemarin, sedang mengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke tempat titik kumpul, usai panen. Sebelum dijual ke agen pengumpul. ANTARAN/SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

Jurnalis: Suprijal Yusuf 

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE– Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Barat Daya (Abdya) kelihatannya belum juga berhenti dari tekanan.

Bahkan, memasuki awal pekan ini, harga komunitas primadona Indonesia tersebut kembali tertekan rata-rata 50/kg, Senin (27/06/2022) pagi.

Akibatnya, harga TBS di tingkat petani sejak pagi tadi, sudah berada pada angka sangat mengkuatirkan, yaitu di kisaran Rp 700/kg hingga Rp 750/kg.

Baca Juga:  Konfercab III IAI Cabang Abdya Lahirkan Pengurus Baru Priode 2022/2026

Sedangkan dua hari lalu harga masih bertahan dikisaran Rp 750/kg hingga Rp 800/kg. Harga TBS yang berlaku awal pekan ini, sangat memukul petani.

“Harga Sawit yang terus anjlok ini, memang membuat kami sangat terpukul,” keluh War (45), seorang petani sawit di Kemukiman Krueng Batee, Kuala Batee.

Bayangkan saja, lanjutnya, dengan harga Rp 700/kg hari ini, jelas kami tidak bisa berbuat apa pun lagi.

Baca Juga:  SKB Tangan-Tangan Abdya tak Tersentuh Pemeliharaan

“Bahkan, status kami hari ini sudah menjadi buruh tani dan bukan lagi petani. Karena kami tidak lagi menghasilkan keuntungan dari produksi sawit di kebun sendiri.

Bekerja di kebun sendiri sekarang tidak lebih seperti mengambil upahan saja,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.