Sejumlah Rekomendasi DPRK Untuk Wali Kota Diapresiasi

Wakil Ketua DPRK, Dewita Karya tandatangani Rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam Tahun Anggaran 2024 disaksikan Wakil Ketua DPRK, Wali Kota dan Sekda. ANTARAN/Ist
Bagikan:

Bahkan Wali Kota H. Affan Bintang, SE menyatakan siap melaksanakan rekomendasi itu, meski sejumlah rekomendasi akan dibahas pihaknya

Jurnalis: Khairul

ANTARAN | SUBULUSSALAM – Sejumlah rekomendasi, antara lain meminta wali kota konsisten membuat struktur anggaran untuk mengurangi defisit yang tidak menimbulkan masalah, kelola keuangan lebih baik serta utamakan pemembayaran gaji honorer, insentif guru, kesehatan dan kebersihan diapresiasi.

Rekomendasi dan apresiasi itu disampaikan juru bicara fraksi DPRK dan wali kota pada Paripurna DPRK Persetujuan Bersama atas Rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam Tahun Anggaran 2024 di Ruang Rapat DPRK Subulussalam, Senin (26/2/2024) malam (salinan diterima Antarannews.com).

Baca Juga:  Plt Sekdakab Agara Buka Pelatihan PK2UMK Amran

Bahkan Wali Kota H. Affan Bintang, SE menyatakan siap melaksanakan rekomendasi itu, meski sejumlah rekomendasi akan dibahas pihaknya

20-an poin rekomendasi tiga fraksi DPRK, 11 Fraksi Hanura, enam Fraksi Sada Kata dan empat Fraksi Geranat juga meminta wali kota menjaga aset yang sudah dibangun seperti, Taman Kehati dan pedestrian, mediasi dan fasilitasi pedagang Usaha Makro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah menjamur serta tata rapi, bersih dan nyaman.

Hentikan dan evaluasi tata cara pengutipan parkir dengan tidak memberatkan masyarakat serta anggarkan biaya peningkatan jalan Siperkas menuju Kuta Beringin 1,8km dan dari Panji menuju Longkib 4km.

Baca Juga:  Tangani Kerusakan Jalan, Gayo Lues Butuh Alat Berat

Terkait kebutuhan pokok, antisipasi kenaikan harga menjelang ramadan, bangun infrastruktur secara adil dan merata, cari solusi mengatasi kasus banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS), cari langkah konkrit pembangunan jalan dari Kampong Tanah Tumbuh, Kuala Kepeng dan Suak Jampak.

Lalu, bangun tribun lapangan bola kaki, tuntaskan/selesaikan persoalan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan kompensasi pelebaran jalan di Kampong Penanggalan Barat serta beri sanksi kepada ASN yang nongkrong di cafe atau tempat lain saat jam kerja.

Baca Juga:  Polisi Kembali Membekuk Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Aceh Selatan

Selain itu, evaluasi semua SKPK terlebih Dinas Keuangan, kembalikan dana Baitul Mal Kota Subulussalam dan serahkan pengelolaan sampah kepada pihak ketiga dengan tetap mempekerjakan putra daerah.

Lalu, pangkas anggaran operasional Rp10 M membayar obat-obatan kepada distributor, anggarkan dana Otsus untuk Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, baik alat rekam atau lainnya serta bayar seluruh gaji perangkat desa, tenaga honorer dan insentif dokter spesialis dan tenaga medis lain.

Menurut Bintang, membayar gaji dan insentif menjadi skala prioritas dan akan dibayar tepat waktu. Soal honor perangkat kampong dan honorer lain, dijanjikan tahun ini dibayar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.