Sepanjang Tahun 2023, BPBK Abdya Tanggulangi Puluhan Bencana

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya), Armayadi ST. ANTARAN / Foto Ist
Bagikan:

“Musibah kebakaran dan banjir luapan mendominasi disepanjang tahun 2023. Dua musibah ini memang kerap terjadi di Abdya sehingga menimbulkan kerusakan juga kerugian yang tidak sedikit,” ujarnya.

Jurnalis : Agus

ANTARAN|BLANGPIDIE – Sepanjang tahun 2023 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) menanggulangi 61 bencana dengan berbagai item kejadian dan sejumlah lokasi.

Berdasarkan data BPBK Abdya, 61 bencana alam itu terdiri dari kebakaran 33 kejadian mulai dari kebakaran rumah atau bangunan hingga kebakaran lahan.

Kemudian 11 kejadian banjir luapan, angin kencang 3 kejadian, gelombang tinggi dan abrasi 4 kejadian, longsor 1 kejadian, pohon tumbang 1 kejadian, evakuasi jenazah di laut 1 kejadian, kecelakaan laut 3 kejadian.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Jaya : Peringatan Maulid Momentum Memperbaiki Diri

Selanjutnya pembasmian sarang tawon 1 kejadian, penangkapan ular 1 kejadian, penangkapan anjing gila 1 kejadian dan penanganan pengungsi Rohingya 1 kejadian.

Kepala BPBK Abdya, Armayadi ST Selasa (16/1/2024) mengatakan, keseluruhan bencana dan kegiatan penanggulangan itu terjadi disepanjang tahun 2023 lalu dengan berbagai tingkat kerusakan serta kerugian yang dialami.

Dalam upaya penanggulangannya tentu memerlukan kerja sama dan kerja keras tim, terlebih setiap bencana yang terjadi tidak mengenal waktu sehingga memerlukan kesiapan juga kesigapan tim yang luar biasa.

“Musibah kebakaran dan banjir luapan mendominasi disepanjang tahun 2023. Dua musibah ini memang kerap terjadi di Abdya sehingga menimbulkan kerusakan juga kerugian yang tidak sedikit,” ujarnya.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI ke 78 Kabupaten Aceh Selatan, Gampong Batu Itam Juara 1 Gebyar Pawai Karnaval 

Berkaca dari puluhan bencana yang terjadi, hendaknya menjadi bahan evaluasi bagi seluruh warga Abdya untuk tetap mewaspadai segala bentuk kemungkinan bencana alam yang akan terjadi.

Seperti musibah kebakaran yang dapat terjadi kapan saja termasuk kebakaran lahan dan hutan yang akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Lakukan pencegahan sejak dini dengan memeriksa secara berkala instalasi listrik, pemakaian kompor gas yang teratur hingga meminimalisir kegiatan pembakaran lahan dan hutan.

Begitu juga dengan banjir luapan yang dipicu dari tebalnya sedimen dalam aliran sungai akibat penumpukan sampah yang dibuang di sembarang tempat sehingga berujung pada luapan air ke kemukiman warga terutama bagi mereka yang bermukim dekat dengan daerah aliran sungai (DAS).

Baca Juga:  Satlantas Polres Aceh Selatan Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Budaya membuang sampah sembarangan masih melekat di kalangan masyarakat, baik itu di pinggir jalan, saluran air hingga ke sungai. Hal inilah salah satu pemicu terjadinya banjir luapan.

Sedimen dengan cepat meningkat akibat banyaknya endapan sampah dalam aliran sungai maupun saluran air yang ada di lingkungan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat Abdya untuk melakukan pencegahan bencana alam sejak dini, agar potensi terjadinya bencana dapat diminimalisir. Sebab tanpa adanya dukungan dari masyarakat, tentu hal ini sulit dilakukan,” paparnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.