Seram, Tiga Ekor Harimau Sumatera Berkeliaran di Pemukiman Aceh Selatan

Suasana Harimau Sumatera saat menyelinap di semak-semak Gunung Kapur, Trumon Aceh Selatan. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Selama beberapa malam terakhir, warga melihat langsung tiga ekor harimau memasuki pemukiman penduduk, terutama di pinggir jalan nasional Gunung Kapur, Trumon,” kata Amiruddin, SH.

Jurnalis : Sudirman Hamid.

ANTARAN|TAPAKTUAN – Ketua DPRK Aceh Selatan, Provinsi Aceh mengingatkan masyarakat berhati-hati saat keluar malam. Pasalnya, tiga harimau Sumatera (panthera tigris) sedang berkeliaran di kawasan Gampong Panton Bili, Kecamatan Trumon.

Himbauan ekstra hati-hati tersebut disampaikan Ketua DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, SH kepada antaran melalui pesan singkat WhassApp (WA) dan komunikasi seluler, Kamis (16/11/2023).

Baca Juga:  Korban Lakalantas di Labuhanhaji Masih Jalani Perawatan

Katanya, beberapa ekor Rimueng (harimau-red) nampak menyelinap di semak-semak pinggir jalan umum di kawasan Gunung Kapur pada malam hari. Kondisi ini dikhawatirkan mengancam keselamatan penduduk maupun warga yang melintas.

“Selama beberapa malam terakhir, warga melihat langsung tiga ekor harimau memasuki pemukiman penduduk, terutama di pinggir jalan nasional Gunung Kapur, Trumon. Ini menjadi momok menakutkan dan mengancam kenyamanan warga,” kata Ketua DPRK Aceh Selatan, Amiruddin.

Baca Juga:  500 Sertifikat Tanah Diserahkan Untuk Masyarakat Bulohseuma

Disebutkan Amiruddin, penampakan harimau pada malam hari itu dipandang perlu diketahui masyarakat luas agar terhindari dari kemungkinan buruk, lebih waspada, baik pada malam hari maupun suasana siang.

Lebih lanjut, pihaknya berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
Provinsi Aceh melakukan penanganan serius terhadap satwa dilindungi ini, sebelum berdampak buruk dan berakibat fatal.

“Sejak Harimau Sumatera berkeliaran di areal perkampungan, masyarakat di wilayah Trumon Raya dibuat resah. Mau berangkat ke kebun tidak berani karena dibuai ketakutan. otomatis mengakibatkan aktivitas warga terganggu,” ujar Amiruddin.

Baca Juga:  Bukan Hari Guru Biasa, Tahun Ini Gayo Lues Tuan Rumah HUT PGRI ke 78

Kekinian, ungkap Ketua DPRK, hewan ternak masyarakat sudah beberapa ekor jadi sasaran harimau di Trumon. Kondisi ini hendaknya cepat diantisipasi sebelum jatuh korban jiwa.

“Kami meminta pihak BKSDA segera turun tangan untuk mengambil langkah bijak. Kondisi ini hendaknya jangan dibiarkan berlarut-larut demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Amiruddin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.