Sisa Kurang Bayar Honor Kampong 2022 Masih Penantian, 2023 Belum Diusulkan 

H Sairun, S.Ag, M.Si Asisten I Setdako Subulussalam.
Bagikan:

“Sudah diusulkan, direkomendasi ke keuangan sisa kurang bayar 2022 dan untuk 2023 belum diusulkan,” pesan WA Faisal.

Jurnalis : Khairul 

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Realisasi pembayaran sisa kurang bayar honor aparatur kampong satu triwulan (Oktober – Desember 2022) masih dalam proses penantian, lalu honor 2023 belum diusulkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam, Irwan Faisal, SH mengatakan itu saat dikonfirmasi, Senin (03/07/2023) menyoal pembayaran honor aparatur kampong se-Kota Subulussalam anggaran 2022 yang masih tersisa satu triwulan serta honor 2023 yang Maret – Juni 2023 belum dibayar.

Baca Juga:  Panwaslih Abdya Gandeng Media Pantau Pemilu

“Sudah diusulkan, direkomendasi ke keuangan sisa kurang bayar 2022 dan untuk 2023 belum diusulkan,” pesan WA Faisal.

Sebelumnya, Asisten I Setdako, H. Sairun, S.Ag, M.Si menjawab media ini terkait statemennya jika gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Subulussalam akan dibayar Juli ini membenarkan. Selain gaji ke-13 itu juga akan dibayar honor aparatur kampong.

Terkait realisasi pastinya, disebut bulan ini meski tergantung kepada persiapan administrasi. “Cepat siap cepat diproses,” pesan Sairun, sebut untuk pembayaran honor aparatur kampong juga diproses.

Baca Juga:  Ini 12 Nama Kafilah MTQ XXXVI Aceh Selatan Mendapat Reward Rp 15 - Rp 30 Juta 

Belum dibayar honor aparatur kampong, terdiri dari sisa kurang bayar tiga bulan 2022 dan honor Maret hingga Juni 2023 oleh Pemko Subulussalam menambah catatan buruk sejumlah pihak terhadap kinerja Pemerintahan Bintang – Salmaza (Bisa).

Diketahui, pra ramadhan 2023 lalu, para aparatur kampong, sejumlah LSM bahkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) mendesak Pemko Subulussalam segera membayar sisa kurang bayar 2022 dan honor triwulan I 2023 (Januari – Maret).

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Penyandang Disabilitas dan Janda Lansia di Desa Mesjid Terima BLT

Pantauan dan konfirmasi antaran dengan sejumlah pihak, dipastikan pasca ramadhan lalu, realisasi hasil RDP itu dibayar hanya tiga bulan sisa kurang bayar dari seharusnya enam bulan atau dua triwulan dan dua bulan honor 2023, yakni Januari – Februari 2023.

antaran belum berhasil mengkonfirmasi persoalan ini ke Dinas Keuangan Subulussalam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.