Surat Keputusan Mutasi Lima Eselon II di Batalkan Pj Bupati Aceh Singkil 

Pj Bupati Aceh Singkil, Martunis ST DEA.
Bagikan:

“Pembatalan oleh Pj Bupati Aceh Singkil secara administrasi sudah tepat, dan patut diduga ada pelanggaran administrasi dan potensi dugaan korupsi. Ini penting untuk dipastikan,” jelas Pardumuan.

Jurnalis : Saddam Husain

ANTARANNEWS.COM|SINGKIL – Masa Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil Dulmusrid – Sazali (Dulsaza) telah berakhir pada bulan Juli 2022 lalu. Sejumlah masalahpun kini mencuat kepermukaan yang harus diselesaikan oleh Pj Bupati Aceh Singkil, Martunis ST DEA.

Salah satunya, mutasi 5 Eselon II melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid tertanggal 19 Juli 2022, Tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil tepatnya dua hari menjelang berakhirnya masa jabatan mereka.

SK tersebut diduga telah melanggar sistem merit dan secara resmi telah dibatalkan oleh Pj Bupati Aceh Singkil, Martunis ST DEA melalui SK Pj Bupati Aceh Singkil, nomor : No.Peg. 821.22/969/2022.

Baca Juga:  Jadi Orang Tua Asuh, Dandim/0119 Bener Meriah : Kita Harus Bersatu Lawan Stunting

Setelah SK Bupati Aceh Singkil nomor. Peg.820/802/2022, tertanggal 19 Juli 2022 itu dibatalkan, maka lima posisi eselon II yang sudah terlanjur dimutasi, secara otamatis akan dikembalikan ketempat semula.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Perkumpulan Pemantau Keuangan Negara (PKN) Aceh Singkil, Pardomuan Tumangger menilai, Keputusan Pj Bupati Aceh Singkil Martunis ST DEA yang membatalkan SK Bupati Aceh Singkil terkait mutasi dadakan menjelang berakhir masa tugas Dulmusrid – Sazali itu sudah tepat.

“Pembatalan oleh Pj Bupati Aceh Singkil secara administrasi sudah tepat, dan patut diduga ada pelanggaran administrasi dan potensi dugaan korupsi. Ini penting untuk dipastikan,” jelas Pardumuan.

Baca Juga:  Gerakan Subuh Berjamaah di BRR, Pj Bupati Aceh Singkil Serahkan Santunan Anak Yatim

Ia berharap, selama Martunis ST DEA Pj Bupati Aceh Singkil bisa terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani masyarakat benar. “Karena itu, sangatlah penting bagi Pj Bupati untuk memastikan mutasi yang sudah dilakukan oleh Bupati yang akan berakhir masa jabatannya sesuai aturan dan perundang – undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sejumlah Kepala Dinas di Kabupaten tersebut dimutasi pada Rabu 20 Juli 2022 lalu, sehari sebelum habis masa jabatan bupati dan juga pengesahannya melalui SK Bupati Aceh Singkil yang saat itu masih dijabat oleh Pasangan Dulmusrid dan Sazali.

Mutasi sejumlah kadis eselon II itu dilaksanakan dan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna, Rabu (20/07/2022). Sempat menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, karena mutasi tersebut terkesan terlalu dipaksakan.

Baca Juga:  NasDem Deklarasikan Pianti Mala Balon Wali Kota Subulussalam

Menurut data yang diterima antarannews.com, pejabat eselon II yang dimutasi pada Rabu (20/07/2022) itu adalah Azwir, SH yang sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) dilantik menjadi Kepala Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Singkil.

Sementara Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipercayakan kepada H Suwan S.Pd MM yang sebelumnya menjabat Kepala Sekretariat DPRK Aceh Singkil. Untuk posisi Kadis DPMK di isi oleh Ewin Syahputra ST MM yang sebelumnya merupakan Kadis PUPR.

Lalu, H Subarsono S.Mn yang sebelumnya Kadis Kesehatan dilantik sebagai Kadis Pangan Kabupaten Aceh Singkil. Adapun posisi Kadis Komunikasai dan Informatika diisi oleh Abdul Haris SP MM yang sebelumnya menjabat Kadis Pangan Kabupaten Aceh Singkil.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.