Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanami Pisang di Badan Jalan

Masyarakat Simpang Gudang, Gampong Labuhan Bakti, Kecamatan Tepah Selatan, Kabupaten Simeulue, Jumat (15/7/2022), menanami pohon di badan jalan setempat. ANTARAN / SAFDAR S
Bagikan:

Jurnalis : Safdar S

ANTARANNEWS.COM|SIMEULUE – Kecewa karena kerusakan badan jalan tak kunjung di perbaiki, Masyarakat Simpang Gudang, Gampong Labuhan Bakti, Kecamatan Tepah Selatan, Kabupaten Simeulue, Jumat (15/7/2022), tanami pohon pisang di badan jalan setempat.

Penanaman pohon pisang ini sebagai bentuk protes masyarakat setempat terhadap Pemerintah Kabupaten Simeulue yang tak kunjung memperbaiki kerusakan badan jalan yang menghubungkan Kecamatan Tepah Selatan dengan Ibukota Kabupaten Simeulue itu.

Menurut pengakuan warga setempat, Pemerintah terkesan hanya memberikan janji-janji saja terkait pembangunan jalan tersebut dengan mengatakan akan segera dibangun, namun dari tahun ke tahun kerusakan jalan tersebut semakin parah dan sulit dilalui.

Baca Juga:  Asisten II Setdakab Abdya Meninggal Dunia

Amatan wartawan antarannews.com, Jalan Simpang Gudang mengalami kerusakan berat dengan kondisi berlubang dan sering tergenang air jika hujan tiba. Masyarakat setempat sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Simeulue segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut.

“Kami warga sudah beberapa kali meminta agar Pemerintah Kabupaten Simeulue memperbaiki jalan ini, tapi keadaan semakin parah dan sulit untuk kami gunakan,” ucap salah seorang warga kepada antarannews.com, Sabtu (16/7/2022).

Baca Juga:  Pj Gubernur Serahkan Bantuan Becak untuk Operasional Pengobatan Ramadhan 

Kendati demikian masyarakat juga secara gotong-royong telah berusaha menimbun jalanan berlubang tersebut agar mudah dilewati, namun upaya itu sia-sia karena struktur tanah berlubang yang perlu diperbaiki dan ditangani dengan menggunakan alat yang lebih lengkap.

“Kami selaku warga baik pria maupun wanita secara bergotongroyong telah melakukan upaya penanggulangan sementara, tapi kondisi tanah ini perlu penanganan yang lebih serius, kami berharap agar Pemerintah dapat segera menindaklanjutinya,” tandasnya.

Baca Juga:  Kodim Aceh Selatan Gelar Pembinan dan Pemberdayaan KB TNI TA 2022

Terkait persoalan tersebut, Kepala Dinas PUPR Simuelue, Ali Muhayatsyah SH yang dikonfirmasi wartawan antarannews.com via sambungan telpon seluler mengatakan dirinya belum dapat memberikan keterangan terkait hal itu. Ia meminta waktu kepada wartawan untuk terlebih dahulu meminta petunjuk Bupati, Sekda dan Dinas PUPR Aceh.

“Saya konfirmasi dulu ya ke Pak Bupati, Pak Sekda dan Dinas PUPR Aceh, karena itu kewenangan Provinsi, ruas jalan adalah kewenangan Provinsi,” ucapnya singkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.